Kompas.com - 26/02/2020, 19:35 WIB

Kebakaran hutan, kekeringan atau penggundulan hutan dapat merusak siklus tersebut. Sebab, dengan berkurangnya curah hujan di hutan ini, maka vegetasi yang ada juga semakin berkurang dan siklus akan menyusut.

Akhirnya, ini mungkin mengubah wilayah besar Amazon menjadi ekosistem lebih seperti sabana, walaupun dengan keanekaragaman hayati jauh lebih sedikit.

Baca juga: Spesies Baru Ditemukan di Hutan Amazon setiap 2 Hari

Pada tahun 2018, Carlos Nobre, seorang peneliti iklim di Universitas São Paulo, membunyikan alarm dengan menyatakan, Amazon mungkin jauh lebih dekat ke titik kritis daripada yang diperkirakan para ilmuwan.

Dia dan Thomas Lovejoy, seorang peneliti lingkungan di George Mason University di Fairfax, Virginia, menulis sebuah editorial.

Dalam tulisannya, mereka menyatakan jika hanya 20-25 persen dari hutan hujan ditebang, itu bisa mencapai titik kritis di mana Amazonia timur, selatan dan tengah akan beralih ke ekosistem seperti sabana.

"Jika kematian pohon yang kita lihat berlanjut selama 10-15 tahun lagi, maka Amazon selatan akan berubah menjadi sabana," kata Nobre.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Nature
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.