Kompas.com - 14/02/2020, 20:46 WIB
Ilustrasi kelelawar ShutterstockIlustrasi kelelawar


KOMPAS.com - Bukan kali ini saja, kelelawar menjadi tersangka atas merebaknya sejumlah virus mematikan di dunia. Bahkan, para ahli telah memperingatkan sejak lama, jauh sebelum munculnya virus corona (Covid-19) di Wuhan, China.

Pernyataan para peneliti di South China Agricultural University yang mengidentifikasi trenggiling sebagai pembawa virus corona, mengundang berbagai reaksi para ahli.

Melansir Science Media Centre, Jumat (14/2/2020), para peneliti di universitas tersebut mengatakan hasil penelitian mengidentifikasi kemungkinan pangolin sebagai inang virus Covid-19.

Namun, Profesor Andrew Cunningham dari Zoological Society of London mengungkapkan dari bukti virologi saat ini, virus hampir pasti berasal dari spesies kelelawar.

Baca juga: Ilmuwan Pernah Teliti Virus Kelelawar di Sulawesi, Ini Temuannya

"Sangat mungkin, virus yang relatif bebas, memilih berpindah dari kelelawar ke trenggiling, atau spesies lain," kata Cunningham.

Virus bisa saja muncul di pasar dengan lingkungan yang basah, atau kondisi tempat serupa yang tidak wajar. Kemudian virus melompat dari trenggiling ke manusia.

Salah satunya pernah terjadi pada penyebaran virus Hendra, Hendra paramyxoviruses.

Virus ini awalnya diketahui dibawa oleh kuda, namun ternyata virus tersebut berasal dari kelelawar, lalu melompat ke kuda, selanjutnya menginfeksi manusia.

Meskipun semua manusia yang diketahui telah terinfeksi oleh virus Hendra dari kuda, ternyata virus itu masih merupakan virus kelelawar.

Baca juga: Virus Corona sampai Ebola, Kenapa Virus dari Kelelawar Sangat Mematikan?

"Sebagian besar hewan hidup dari spesies berbeda dan tertahan di kondisi yang penuh sesak dan tidak higienis, kemudian seekor binatang datang membawa virus zoonosis yang berpotensi meningkat," jelas Cunningham.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X