Kompas.com - 14/03/2018, 21:08 WIB
Seekor Kucing Emas Asia (Catopuma temminckii) liar berada di salah satu garasi rumah warga di Desa Masjid, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Senin (12/3/2018). Keberadaan kucing emas liar yang digolongkan salah satu satwa Near Threatened (hampir terancam) tersebut di permukiman warga, diduga karena tekanan perburuan dan hilangnya habitat. ANTARA FOTO/SYIFA YULINNASSeekor Kucing Emas Asia (Catopuma temminckii) liar berada di salah satu garasi rumah warga di Desa Masjid, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Senin (12/3/2018). Keberadaan kucing emas liar yang digolongkan salah satu satwa Near Threatened (hampir terancam) tersebut di permukiman warga, diduga karena tekanan perburuan dan hilangnya habitat.

"Jujur saja untuk kucing emas di Indonesia kami belum memiliki datanya," ujar Sunarto.

Spesies yang habitatnya ada di hutan dan dataran tinggi ini menurut Sunarto tetap terancam. Salah satu buktinya saja, kita akrab dengan pemberitaan harimau tapi asing dengan kucing emas.

Ada beberapa hal yang mengancam populasi kucing emas ini, yakni keberadaan hutan dan perburuan.

Menurut Sunarto, kucing emas berbeda dengan kucing batu yang bisa hidup di perkebunan kelapa sawit dan semakin lama keberadaan hutan terancam.

"Kita belum pernah dengar kucing emas bisa hidup di (perkebunan) sawit. Hal ini yang perlu menjadi kekhawatiran," ujarnya.

Baca juga : Kucing Juga Ada yang Kidal, Sains Membuktikannya

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh yang bernama Trisamitra menyebut bahwa kucing yang ditemukan di Aceh merupakan kucing emas. Hewan langka yang dilindungi dan sejenis harimau.

Trisamitra menambahkan, rencananya satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali di kawasan hutan konservasi. Namun, apabila kondisi fisiknya mengalami cedera seperti luka-luka, maka akan diberi perawatan atau dikarantinakan seebelum dilepasliarkan.

BKSDA Aceh membawa seorang pawang harimau untuk mengevakuasi kucing emas itu karena walaupun terlihat jinak dan tidak begitu berbahaya akan tetapi satwa tersebut juga sesekali akan menerkam manusia apabila merasa terusik. Trisamitra menambahkan, rencananya satwa tersebut setelah dievakuasi akan dilepasliarkan kembali di kawasan hutan konservasi. Namun, apabila kondisi fisiknya mengalami cedera seperti luka-luka, makan akan diberi perawatan atau dikarantinakan seebelum dilepasliarkan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Langka, Kucing Emas Ditemukan Terperangkap di Garasi Rumah di Aceh", https://regional.kompas.com/read/2018/03/13/18393781/langka-kucing-emas-ditemukan-terperangkap-di-garasi-rumah-di-aceh.

Editor : Caroline Damanik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.