Benarkah Kucing Liar Kanada Telah Selamat dari Kepunahan? - Kompas.com

Benarkah Kucing Liar Kanada Telah Selamat dari Kepunahan?

Resa Eka Ayu Sartika
Kompas.com - 13/01/2018, 11:42 WIB
lynx Kanada yang akan dicabut perlindungannya lynx Kanada yang akan dicabut perlindungannya

KOMPAS.com - Beberapa tahun terakhir, berita tentang kepunahan banyak spesies selalu menghiasi pemberitaan. Salah satunya terjadi pada lynx Kanada, jenis kucing liar yang merupakan endemik di sebagian besar Amerika Serikat bagian barat dan Kanada.

Namun pada Kamis (11/01/2018), badan satwa liar Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan bahwa kucing liar tersebut telah keluar dari daftar merah terancam punah. Dengan begitu, dinas terkait menyebut bahwa lynx Kanada tak lagi membutuhkan perlindungan.

Pernyataan dari dinas tersebut mendapat respon keras dari para ahli konservasi. Pihak konservasi menyebut bahwa kucing liar yang telah masuk daftar terancam punah sejak tahun 2.000 tersebut akan mengalami kematian jika perlindungannya dicabut.

"Ini akan menjadi bencana bagi lynx," uangkap Michael Garrity, kepala Alliance for the Wild Rockies dikutip dari Reuters, Jumat (12/01/2018).

Baca juga: Dikira Punah 100 Tahun Lalu, Tikus Berkantung Ternyata Masih Hidup

Aliansi yang berbasis di Montana tersebut adalah salah satu dari beberapa kelompok konservasi yang memakasa U.S Fish and Wildlife Service (USFWS) untuk melakukan pembatasan kegiatan penebangan, pertambangan, dan mobil salju. Hal itu mereka lakukan untuk melindungi lynx.

Lynx Kanada sendiri merupakan jenis kucing liar yang memiliki ukurang dua kali kucing rumahan. Dengan kaki yang panjang dan cakar yang besar, biasanya kucing ini berburu kelinci salju.

"Temuan sebelumnya adalah bahwa lynx tetap dalam bahaya dan kemungkinan akan punah pada akhir abad ini. Karena itu pengetahuan terbaik, maka kita perlu mengikutinya, "kata Matthew Bishop dari Western Environmental Law Center, salah satu konservasi yang memprotes pernyataan tersebut dikutip dari ABC News, Jumat (12/01/2018).

Pernyataan dari USFWS sendiri berdasarkan penilaian ahli biologi pemerintah yang memperpendek rentang waktu untuk mempertimbangkan ancaman perubahan iklim. Dari hal tersebut, mereka menyebut bahwa populasi lynx akan tetap bertahan dan bahkan mengalami peningkatan jika dibandingkan masa sebelumnya di Colorado dan Maine.

Sayangnya, tidak ada jumlah populasi pasti yang bisa digunakan. Karenanya, pihak USFWS mengandalkan informasi tentang populasi habitat dan kelinci untuk mengukur status spesies tersebut.

"Berdasarkan apa yang kita ketahui, menurut kami habitatnya telah membaik, perlindungan di sekitar habitat telah meningkat, dan oleh karena itu populasi lynx telah meningkat," kata Jodi Bush, supervisor lapangan USFWS di Montana.

Hingga saat ini belum ditetapkan kapan perlindungan lynx tersebut akan dicabut.

Baca juga: Pari Mobula Terancam Punah karena Penangkapan Berlebihan

PenulisResa Eka Ayu Sartika
EditorResa Eka Ayu Sartika
Komentar

Terkini Lainnya

Sandiaga: Fenomena Milenial, Dulu Nabung Beli Tanah, Sekarang Traveling

Sandiaga: Fenomena Milenial, Dulu Nabung Beli Tanah, Sekarang Traveling

Megapolitan
Sabtu Malam, Akses Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Total akibat Longsor

Sabtu Malam, Akses Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Total akibat Longsor

Regional
Seusai Ditembak Polisi, Tersangka Curanmor 'Dihadiahi' Tips Berwirausaha

Seusai Ditembak Polisi, Tersangka Curanmor "Dihadiahi" Tips Berwirausaha

Regional
Car Free Day Mampang, Petugas Berompi Jingga Keliling Bawa Kantong Sampah

Car Free Day Mampang, Petugas Berompi Jingga Keliling Bawa Kantong Sampah

Megapolitan
'Mari Bangun NTT supaya Tak Lagi Dianggap Daerah Miskin dan Bodoh'

"Mari Bangun NTT supaya Tak Lagi Dianggap Daerah Miskin dan Bodoh"

Regional
Hari Ini, Jokowi Resmikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Hari Ini, Jokowi Resmikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Nasional
Pelajar SMK Hanyut saat Mandi di Waduk Kedung Ombo

Pelajar SMK Hanyut saat Mandi di Waduk Kedung Ombo

Regional
Butuh Pemimpin yang Progresif untuk Meretas Keterisolasian Manggarai Timur

Butuh Pemimpin yang Progresif untuk Meretas Keterisolasian Manggarai Timur

Regional
Car Free Day di Mampang Dipenuhi Warga, dari Senam hingga 'Kuliner' Dadakan

Car Free Day di Mampang Dipenuhi Warga, dari Senam hingga "Kuliner" Dadakan

Megapolitan
Fraksi PKS Minta Anggotanya di Panja Perjuangkan Larangan LGBT Dalam RUU KUHP

Fraksi PKS Minta Anggotanya di Panja Perjuangkan Larangan LGBT Dalam RUU KUHP

Nasional
'Car Free Day' di Mampang, Ini Rute Pengalihan Lalu Lintas

"Car Free Day" di Mampang, Ini Rute Pengalihan Lalu Lintas

Megapolitan
Berburu Paspor Kilat di Monas, Warga Berdatangan dari Jam 2 Pagi

Berburu Paspor Kilat di Monas, Warga Berdatangan dari Jam 2 Pagi

Megapolitan
Pertahankan Airlangga, Ada Deal Politik Antara Jokowi dan Golkar?

Pertahankan Airlangga, Ada Deal Politik Antara Jokowi dan Golkar?

Nasional
Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta Barat dan Utara Hari Ini

Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta Barat dan Utara Hari Ini

Megapolitan
Bambang Soesatyo: Ferrari Itu Saya Pakai Tak Sampai Setahun

Bambang Soesatyo: Ferrari Itu Saya Pakai Tak Sampai Setahun

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM