Kompas.com - 02/03/2020, 13:01 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com – Presiden Jokowi menyebutkan, dua warga negara Indonesia (WNI) positif Covid-19. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa keduanya tinggal di wilayah Depok, Jawa Barat.

Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, dan bisa menular dari hewan ke manusia serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia salah satunya dikarenakan percikan dahak saat batuk atau bersin.

Baca juga: Ahli China: Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi

Oleh karena itu, ada lima hal yang bisa dilakukan agar tidak tertular virus SARS-CoV-2. Berikut daftarnya:

1. Mencuci tangan dengan benar

Ini adalah hal paling sederhana dan efektif dalam mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2. Mencuci tangan dengan benar berarti menggunakan sabun dan air mengalir, gosok-gosok tangan setidaknya 20 detik.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Begini Cara Mencuci Tangan yang Benar

Pastikan seluruh bagian tangan tercuci bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, dan sela-sela jari.

Cuci tangan sesering mungkin termasuk sebelum makan, setelah makan, usai beraktivitas, usai batuk atau bersin, juga sebelum tidur.

2. Gunakan hand sanitizer

Jika kondisi tidak memungkinkan untuk mencuci tangan, pakailah hand sanitizer atau pembersih tangan berbasis alkohol.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen agar kuman terbasmi dengan baik.

3. Kenakan masker, terutama jika sakit

Hampir semua tipe masker yang bisa digunakan untuk mencegah virus SARS-CoV-2, antara lain masker bedah dan masker N95. Masker wajib digunakan ketika sakit.

Baca juga: Virus Corona Bikin Harga Masker Mahal, Siapa yang Harus Pakai Masker?

Jika sedang dalam kondisi sehat, Anda boleh membawa masker. Masker digunakan untuk menutup mulut serta hidung saat Anda bersin atau batuk. Masker juga bisa digunakan saat berada di tempat atau fasilitas umum dengan jumlah orang yang banyak. Kemudian, jangan lupa cuci tangan usai beraktivitas atau berada di luar ruangan.

4. Menjaga daya tahan tubuh

Covid-19 sangat berbahaya bagi orang dengan kekebalan tubuh yang lemah. Namun, Covid-19 bisa dihindari apabila sistem imunitas Anda kuat.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca juga: Suplemen Penguat Imun, Apakah Menurunkan Risiko Terjangkit Virus Corona?

Rutin berolahraga, makan teratur, mengonsumsi buah dan sayur, serta melengkapinya dengan suplemen atau vitamin bisa dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Ilustrasi batuk Ilustrasi batuk

5. Hindari kontak dengan orang yang menunjukkan gejala seperti batuk dan pilek

Gejala Covid-19 antara lain demam, batuk, serta sesak napas. Apabila di sekitar Anda terdapat orang dengan gejala batuk atau bersin, menjauhlah dan hindari kontak, terutama pada bagian wajah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Amerika Serikat menyebutkan bahwa “kontak dekat” yakni berada di jarak sekitar 1,8 meter, di dalam ruangan, atau area perawatan yang sama tanpa pakaian pelindung.

“Kontak dekat” juga termasuk merawat, tinggal bersama, menjenguk, dan berbagi ruangan dengan orang yang terkena Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Fenomena
BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

Oh Begitu
Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Fenomena
Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Fenomena
Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Fenomena
Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Oh Begitu
2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

Fenomena
Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Oh Begitu
Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Fenomena
Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Oh Begitu
Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Oh Begitu
Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Fenomena
[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

Oh Begitu
Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Fenomena
Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.