Kompas.com - 26/02/2020, 16:46 WIB
Warga mengenakan masker wajah guna mengantisipasi penyebaran virus corona saat berjalan melintasi Piazza del Duomo di Milan, Italia, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. AFP/ANDREAS SOLAROWarga mengenakan masker wajah guna mengantisipasi penyebaran virus corona saat berjalan melintasi Piazza del Duomo di Milan, Italia, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.


KOMPAS.com - Angka kematian akibat virus corona Wuhan (Covid-19) terus meningkat, hingga saat ini tercatat 2.765 orang meninggal dan 81.007 terinfeksi. Angka infeksi virus SARS-Cov-2 ini semakin meluas di sejumlah negara, bahkan di Eropa.

Di benua biru, penyebaran virus corona ini kian masif. Melansir BBC News, Rabu (26/2/2020), beberapa negara di Eropa telah mengumumkan kasus virus corona pertama.

Diperkirakan penyebaran virus ini, diduga terkait dengan wabah virus corona yang berkembang di Italia.

Baca juga: WHO: Status Virus Corona Berpotensi Naik dari Epidemik Jadi Pandemik

Austria, Kroasia dan Swiss mengatakan kasus yang muncul di negaranya melibatkan orang-orang yang pernah ke Italia. Hal itu juga senada dengan yang disampaikan Aljazair di Afrika.

Sementara jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 mencapai 323 orang dan 11 orang dinyatakan meninggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat dari kian meluasnya penyebaran virus corona di Eropa, para menteri kesehatan dari Perancis, Jerman, Italia dan Komisi Uni Eropa sepakat untuk menjaga perbatasan terbuka.

Pertemuan itu dilakukan pada Selasa (25/2/2020), ketika kasus-kasus baru virus muncul di seluruh Eropa dan Italia.

Baca juga: Update Virus Corona 25 Februari: 2.701 Meninggal, 80.152 Terinfeksi

Sementara itu, angka infeksi virus corona di Korea Selatan juga semakin meningkat. Tercatat sudah lebih dari 1.000 orang terinfeksi virus corona di negara ini.

Infeksi virus corona di Negeri Gingseng ini mengalami lonjakan yang luar biasa.

Sebab, pada pekan lalu, hanya dilaporkan sekitar 169 orang terinfeksi, dan kini jumlahnya telah mencapai 1.146 terinfeksi virus corona.

Melansir South China Morning Post, Rabu (26/2/2020), seorang tentara AS yang ditugaskan di Korea Selatan telah dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

Tentara tersebut ditempatkan di Camp Carroll yang berlokasi 30 kilometer dari Daegu, kota pertama munculnya virus corona ini.

Sementara penyebaran virus corona di sejumlah negara terus meningkat, kondisi di China justru diklaim mengalami penurunan.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan ada 52 kasus kematian baru yang semuanya berasal dari provinsi Hubei, yang merupakan jantung penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

Namun, jika dibandingkan dengan 508 kasus baru, ada penurunan sekitar 102 kasus dan 71 kasus kematian sehari sebelumnya.

Berikut ini update terbaru jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona di sejumlah negara dari Worldometer, https://www.worldometers.info/coronavirus/.

Baca juga: Kronologi Virus Corona di China, dari Pasar hingga Korea Selatan

  1. China: 78,064 terinfeksi (406 kasus baru) dan 2,715 meninggal (52 kematian baru)
  2. Korea Selatan: 1.146 terinfeksi dan 12 meninggal (1 kematian baru)
  3. Diamond Princess: 691 terinfeksi (termasuk 4 WNI) dan 4 meninggal
  4. Italia: 325 terinfeksi (2 kasus baru) dan 11 meninggal
  5. Jepang: 161 terinfeksi dan 2 meninggal (1 kematian baru)
  6. Iran: 95 terinfeksi dan 16 meninggal
  7. Singapura: 91 terinfeksi
  8. Hong Kong: 85 terinfeksi dan 2 meninggal
  9. Amerika Serikat: 57 terinfeksi
  10. Thailand: 40 terinfeksi (3 kasus baru)
  11. Taiwan: 32 terinfeksi (1 kasus baru) dan 1 meninggal
  12. Bahrain: 26 terinfeksi (3 kasus baru)
  13. Australia: 22 terinfeksi
  14. Malaysia: 22 terinfeksi
  15. Jerman: 18 terinfeksi
  16. Vietnam: 16 terinfeksi
  17. Perancis: 14 terinfeksi dan 1 meninggal
  18. Inggris: 13 terinfeksi
  19. Uni Emirat Arab: 13 terinfeksi
  20. Kuwait: 12 terinfeksi (1 kasus baru)
  21. Kanada: 11 terinfeksi
  22. Makau: 10 terinfeksi
  23. Spanyol: 9 terinfeksi
  24. Irak: 5 terinfeksi
  25. Oman: 4 terinfeksi
  26. Filipina: 3 terinfeksi dan 1 meninggal
  27. India: 3 terinfeksi
  28. Austria: 2 terinfeksi (kasus baru)
  29. Israel: 2 terinfeksi
  30. Rusia: 2 terinfeksi
  31. Afganistan: 1 terinfeksi (kasus baru)
  32. Algeria: 1 terinfeksi (kasus baru)
  33. Belgia: 1 terinfeksi
  34. Kamboja: 1 terinfeksi
  35. Kroasia: 1 terinfeksi (kasus baru)
  36. Mesir: 1 terinfeksi
  37. Finlandia: 1 terinfeksi
  38. Lebanon: 1 terinfeksi
  39. Nepal: 1 terinfeksi
  40. Sri Lanka: 1 terinfeksi
  41. Swedia: 1 terinfeksi
  42. Swiss: 1 terinfeksi (kasus baru)
  43. Brasil: 1 terinfeksi (kasus baru)

Penyebaran virus corona juga mengalami lonjakan di Bahrain. Pemerintah setempat mengumumkan adanya tiga kasus baru, sehingga jumlah kasus infeksi Covid-19 di negara tersebut mencapai 26 pasien.

Baca juga: Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Sedangkan 23 kasus pertama, kesemuanya adalah wisatawan yang datang, diidentifikasi dan dikarantina di pusat isolasi rumah sakit spesialis, seperti melansir The Guardian.

Sejauh ini, sebanyak 29.864 pasien di daratan China telah pulih dari Covid-19. Saat ini, fokus baru China adalah upaya menghentikan infeksi dari luar negeri.

China mengeluarkan strategi sebagai upaya menghentikan virus corona yang diimpor kembali ke negara itu.

Pada, Selasa (25/2/2020), 94 penumpang di dalam pesawat Asiana Airlines dari Seoul ke Nanjing dikarantina setelah tiga warga China ditemukan dalam kondisi demam.

Baca juga: Kenapa Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria Dibanding Wanita? 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.