WHO: Status Virus Corona Berpotensi Naik dari Epidemik Jadi Pandemik

Kompas.com - 25/02/2020, 18:33 WIB
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus Pada rapat tahunan Munich Security Conference di Jerman 15 Februari 2020. REUTERS/Andreas Gebert ANDREAS GEBERTDirektur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus Pada rapat tahunan Munich Security Conference di Jerman 15 Februari 2020. REUTERS/Andreas Gebert

KOMPAS.com - WHO membenarkan dugaan para ilmuwan dan pakar penyakit awal bulan ini bahwa status wabah Covid-19 berpotensi naik jadi pandemik.

Dalam konferensi pers Senin kemarin (24/2/2020), Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, berkata bahwa wabah virus corona memiliki potensi menjadi pandemik, meski belum sampai ke level tersebut.

Untuk saat ini, wabah virus corona Wuhan atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih berstatus epidemik, meskipun WHO juga menyebut wabah ini sebagai darurat kesehatan global atau public health emergency of international concern (PHEIC).

"Keputusan kami untuk menggunakan atau tidak menggunakan kata 'pandemik' dalam mendeskripsikan sebuah epidemik didasarkan pada penilaian yang terus berlangsung mengenai penyebaran geografis virus, keparahan penyakit yang disebabkannya dan dampaknya terhadap masyarakat secara keseluruhan," ujar Ghebreyesus.

Baca juga: Update Virus Corona 25 Februari: 2.701 Meninggal, 80.152 Terinfeksi

Dilansir dari CNN, Senin (24/2/2020), Ghebreyesus lantas mengatakan bahwa untuk saat ini WHO melihat bahwa penyebaran virus masih terkontrol dan virus tidak menyebabkan penyakit parah pada skala besar atau bahkan kematian.

"Apakah virus ini punya potensi pandemik? Tentu saja. Apakah kita sudah sampai di sana (level pandemik) dari penilaian WHO? Belum," imbuhnya.

Ghebreyesus lantas berkata bahwa pada saat ini, wabah virus corona Wuhan masih berupa epidemik di berbagai tempat di dunia dengan efek yang berbeda-beda, sehingga memerlukan respons yang berbeda-beda pula.

Menjelaskan lebih lanjut, Dr Mike Ryan yang merupakan direktur eksekutif untuk program darurat kesehatan WHO berkata bahwa hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti dinamika penularan Covid-19.

Baca juga: Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X