Sertifikasi Obat Herbal Kini Semakin Mudah, Simak Cara dan Biayanya

Kompas.com - 26/02/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Sebanyak 80 persen bahan baku obat-obatan kimia di Indonesia saat ini masih diimpor dari China.

Hal itu dikatakan oleh Dra Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc., selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan POM.

“Obat-obatan kimia, meski murah, masih bergantung dari produsen luar yaitu China,” tuturnya dalam acara “Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal Indonesia 2020” di Balai Kartini (19/2/2020).

Baca juga: Obat Kimia atau Obat Herbal, Mana yang Lebih Baik?

Padahal, Indonesia punya banyak herbal alami yang bisa menggantikan komponen obat tersebut. Bahan-bahan herbal yang kemudian dijadikan obat ini, usai melalui uji praklinik dan klinik, dinamakan fitofarmaka.

Kepala Badan POM, Dr Ir Penny Lukito, MCP., mengatakan bahwa percepatan dan hilirisasi pengembangan obat-obatan herbal tengah dilakukan. Badan POM ikut andil dalam percepatan ini dengan cara mendampingi riset, uji praklinik, sampai komersialisasi sebagai fitofarmaka.

“Tugas dari Badan POM adalah mendampingi riset dan hilirisasi pengembangan obat herbal. Setelah risetnya siap, mendampingi uji praklinik dan uji klinik sehingga siap dikomersilkan sebagai fitofarmaka,” ujar Penny.

Baca juga: Dengan Riset, Obat Herbal Tak Kalah Ampuh dengan Obat Kimia

Badan POM mengeluarkan Tata Cara Pengajuan Sertifikasi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Berikut tata cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi obat herbal sebagai fitofarmaka:

1. Pendaftaran akun perusahaan pemohon melalui situs http://e-sertifikasi.pom.go.id.

Pemohon harus mengisi data dan mengunggah dokumen pendukung. Badan POM kemudian akan menerima dokumen tersebut dan melakukan verifikasi. Setelah itu, pemohon akan mendapatkan email notifikasi berisi User ID dan Password.

2. Pemohon memasukkan entry permohonan dan mengunggah dokumen.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X