Kompas.com - 25/02/2020, 17:30 WIB
Katherine Johnson NASAKatherine Johnson

KOMPAS.com – Begitu mendengar nama Katherine Johnson, mungkin kita bertanya, siapa ia?

Padahal, Katherine Johson adalah ahli matematika Afro-Amerika pertama yang bekerja untuk NASA. Berkat Johnson, perjalanan ke luar angkasa memungkinkan untuk dilakukan.

Ia meninggal dunia pada usia 101 tahun, 24 Februari 2020. Johnson adalah salah satu ahli matematika yang menentukan arah roket serta orbit Bumi pada misi-misi awal NASA. Pada 2016, potret Johnson diabadikan dalam film yang mendapatkan nominasi Oscar yaitu Hidden Figures.

Baca juga: NASA Rekrut Astronot untuk Misi ke Bulan dan Mars, Ini Kriterianya

Film tersebut menggambarkan seorang wanita Afro-Amerika yang kepandaian matematikanya menolong astronot AS, John Glenn, menuju orbit Bumi pada 1963.

Johnson sebelumnya telah menghitung orbit Bumi untuk dilewati oleh astronot Alan Shepard, orang Amerika pertama yang keluar angkasa. Mulai saat itu, Glenn spesifik meminta Johnson untuk menghitung hal yang sama untuknya dan menolak mengangkasa tanpa perhitungan matematika Johnson.

Selain itu, Johnson juga menghitung kalkulasi penerbangan Apollo 11 ke Bulan.

A leader from our pioneering days

NASA mengumumkan kematian Katherine Johnson lewat akun Twitter-nya. Direktur NASA Jim Bridenstine mendeskripsikan Johnson sebagai “a leader from our pioneering days” atau pemimpin pada hari-hari awal misi NASA.

“Nona Johnson membantu negara untuk menaklukkan luar angkasa. Selain itu, ia juga membukakan pintu bagi wanita dari berbagai ras untuk mengeksplorasi luar angkasa,” tutur Jim seperti dikutip dari BBC, Selasa (25/2/2020).

“Dedikasinya dan kepandaiannya dalam matematika membantu manusia sehingga bisa mendarat di Bulan. Sehingga memungkinkan bagi astronot kami untuk selanjutnya menginjakkan kaki di Mars,” tambahnya.

Katherine Johnson saat menerima penghargaan dari Barack Obama, 2015.NASA Katherine Johnson saat menerima penghargaan dari Barack Obama, 2015.

Atas kepiawaiannya mengkalkulasi matematika, Johnson dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Mantan Presiden AS Barack Obama pada 2015.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X