Kompas.com - 18/02/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi demam berdarah kenary820/shutterstockIlustrasi demam berdarah

KOMPAS.com - Adanya bintik-bintik merah pada kulit sering dicurigai sebagai pertanda penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Namun, informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa saat ini seseorang bisa terkena DBD tanpa adanya gejala bintik-bintik merah di permukaan kulit.

Menanggapi persoalan ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dr dr Leonard Nainggolan SpPD-KPT, mengatakan bahwa bintik-bintik merah memang menjadi salah satu gejala dari terinfeksi virus dengue.

Baca juga: Begini Reaksi Sistem Imun Tubuh Lawan Virus Demam Berdarah

Dalam hitungan enam jam itu, biasanya ada tanda-tanda umum yang terjadi pada pasien. Gejala utama yang patut dicurigai adalah demam mendadak tinggi.

Demam tinggi yang mendadak tersebut disertai sakit kepala, pegal, linu, mual, nyeri sendi, pendarahan, bintik-bintik merah, atau gusi berdarah.

"Kunci utamanya adalah demam mendadak tinggi yang disertai dua atau tiga gejala lainnya," kata Leo saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (10/2/2020).

Bintik merah pada kulit

Leo berkata, kemampuan untuk mendeteksi virus dengue saat ini sudah lebih bagus sehingga virus tersebut bisa terdeteksi lebih dini.

Berbeda dari kemampuan deteksi pada zaman dahulu yang bisa terdiagnosis setelah demam tinggi lebih daripada tiga hari.

Tapi dengan alat-alat pemeriksaan saat ini, virus dengue bisa terdeteksi dalam kurun waktu kurang dari 48 jam.

Baca juga: Mengapa Nyamuk Demam Berdarah Merajalela di Musim Hujan?

Oleh sebab itu, bisa jadi saat deteksi enam jam tersebut, gejala bintik merah di permukaan kulit belum terjadi.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Fenomena
Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.