Kompas.com - 15/02/2020, 13:52 WIB


KOMPAS.com - Pemerintah masih menunggu pernyataan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk evakuasi lanjutan WNI dari virus corona di China.

"Kita selalu fokus, kita selesaikan dulu ini (pemulangan WNI dari Natuna). Kemudian kita menunggu (status) PHEIC dari WHO," ujar Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat memberi pernyataan resmi kepada media terkait pemulangan WNI di Natuna, Kepri, Sabtu (15/2/2020).

Saat ini, sebanyak 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dikarantina selama 14 hari di Natuna, telah dinyatakan bebas dari infeksi virus corona.

Para WNI ini dievakuasi dari kota Wuhan, China, setelah virus Covid-19 menyebar menginfeksi ribuan orang di kota tersebut.

Terkait evakuasi WNI lainnya, Terawan tegaskan masih menunggu pernyataan resmi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC) dari WHO.

Baca juga: Usai Observasi di Natuna, WNI dari Wuhan Akan Tetap Dipantau Dinkes

"Kita masih menunggu semua konfirmasi dari WHO tentang Public Healt Emergency of International Concern. Kalau semua (pintu masuk ke China) masih di ditutup, ya, tidak bisa (evakuasi lanjutan) dilakukan," jelas Terawan.

Perwakilan WHO, N Paranietharan menyatakan ke 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China dan telah menjalani masa karantina selama 14 hari, telah dinyatakan bebas dari virus corona (Covid-19).

"Pertama-tama kami sangat senang, tidak ada yang memiliki gejala virus corona dan kami senang telah menyelesaikan 14 hari ini tanpa kejadian atau penyakit (akibat Covid-19)," ujarnya.

Paranietharan juga mengapresiasi pemerintah Indonesia dan seluruh pihak terkait, seperti BNPB hingga Kementerian Kesehatan yang sangat cepat dalam mengevakuasi dan menangani warganya yang kembali dari Wuhan, lokasi pertama penyebaran virus Covid-19.

"Selama 14 hari karantina, mereka tidak memiliki gejala (infeksi virus corona Covid-19) dan sekarang kami akan membebaskan mereka. Saat mereka kembali ke lingkungannya, mereka benar-benar sehat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," sambung Paranietharan.

Baca juga: Ini Rangkaian Kegiatan WNI di Natuna Sebelum Dibawa ke Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.