Alasan Ilmiah Kenapa Orang Suka Pajang Foto Pasangan di Medsos

Kompas.com - 14/02/2020, 13:29 WIB
Ilustrasi selfie dengan jari tangan membentuk simbol peace atau v Shutterstock.comIlustrasi selfie dengan jari tangan membentuk simbol peace atau v

Oleh Amanda L. Forest dan Kori Krueger


ANDA menelusuri Kabar Beranda di Facebook, lalu Anda melihat ini: teman Anda telah mengunggah foto profil baru. Tapi, alih-alih hanya berisikan teman Anda, foto tersebut adalah foto pasangan - foto teman Anda dan pasangan romantis mereka.

“Mengapa ada orang memilih foto seperti ini sebagai foto profil?” Anda bertanya-tanya.

Kami peneliti psikologi sosial yang tertarik untuk memahami perilaku orang-orang dalam hubungan dekat dan di sosial media. Penelitian kami dan riset peneliti lain memberikan wawasan mengapa orang menggunakan beragam foto “Saya punya pasangan!” ditampilkan di media sosial.

Pemilihan foto profil yang menyertakan pasangan romantis mereka, mengumumkan status hubungan, dan menyebutkan pasangan mereka dalam pembaruan sosial media dapat menggambarkan bagaimana perasaan orang-orang tersebut dalam hubungan mereka - dan bisa mengirim pesan penting ke pesaing potensial.

Siapa yang melakukan ini?

Apa yang kami, psikolog sosial, sebut sebagai “tampilan diad” itu relatif umum terjadi.

Dalam sebuah penelitian terbaru yang kami lakukan, 29% pengguna Facebook yang memiliki kekasih memasang foto “dengan pasangan” sebagai foto profil mereka saat ini. Tujuh puluh persen memiliki status hubungan diad yang dipublikasikan – seperti “Berpacaran” atau “Menikah.” Lalu, partisipan menyebutkan kekasih mereka dalam 15% dari pembaruan Facebook terakhir mereka.

Chart: The Conversation, CC-BY-ND Source: Krueger Forest, Personality and Social Psychology Bulletin 2020 How common are romantic status displays on social media?

Sebagian orang lebih cenderung menggunakan tampilan diad ini. Orang yang sangat puas dengan atau berkomitmen pada hubungan mereka lebih mungkin untuk mempublikasikan foto profil dengan pasangan atau menunjukkan hubungan mereka di media sosial dengan cara lain.

Semakin banyak orang tersebut merasakan cinta, dan semakin banyak kecemburuan yang mereka ungkapkan, maka semakin besar kemungkinan mereka untuk mengumumkan status hubungan mereka secara publik di Facebook.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X