Kompas.com - 14/02/2020, 10:50 WIB

KOMPAS.com - Gambar virus corona Wuhan atau Covid-19 (nama baru) yang telah menginfeksi lebih dari 60.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan hampir 1.500 orang dirilis untuk pertama kalinya, Kamis (13/2/2020).

Rocky Mountain Laboratories (RML) di Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Montana, AS, mengungkap beberapa gambar pertama Covid-19.

Baca juga: Update Virus Corona 14 Februari:1.491 Meninggal, 65.247 Terinfeksi

Perlu diketahui, virus adalah gumpalan infeksi kecil yang terbuat dari DNA atau RNA, dan terbungkus dalam mantel protein.

Virus terlalu kecil untuk dilihat oleh mikroskop cahaya tipikal.

Dilansir Live Science, Kamis (14/2/2020), para peneliti di RML mencitrakan sampel virus dan sel dari pasien AS yang terinfeksi Covid-19.

Gambar mikroskop elektron pemindai menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (biru, merah muda dan ungu). Gambar mikroskop elektron pemindai menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (biru, merah muda dan ungu).

Mereka mengamati virus tersebut dengan menggunakan dua jenis mikroskop resolusi tinggi, yakni mikroskop elektron pemindai dan mikroskop elektron transmisi.

Keduanya menggunakan sorotan elektron yang lebih fokus dibanding sorotan cahaya.

Setelah itu, ahli kemudian menambahkan warna pada gambar virus yang ditemukan.

"Dari gambar yang didapat, tampak bahwa Covid-19 mirip dengan virus corona sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) yang muncul pada 2012 dan virus corona sindrom pernapasan akut (SARS-CoV) yang muncul pada 2002," tulis ahli dalam pernyataan resminya.

Penampakan yang mirip itu karena ketiga virus tersebut berasal dari keluarga yang sama, yakni virus corona atau coronavirus. Nama ini berasal dari bentuk virus yang menyerupai mahkota. Kata corona dalam bahasa Latin berarti mahkota.

Ini adalah gambar mikroskop elektron transmisi yang menunjukkan coronavirus baru yang muncul dari permukaan sel manusia. Ini adalah gambar mikroskop elektron transmisi yang menunjukkan coronavirus baru yang muncul dari permukaan sel manusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.