5 Darurat Kesehatan Global yang Diumumkan WHO Sebelum Virus Corona

Kompas.com - 31/01/2020, 18:31 WIB
Sekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa pada 30 Januari 2020. Tedros mengumumkan status darurat dunia atas virus corona yang hingga saat ini, sudah membunuh 212 orang di China. AFP/FABRICE COFFRINISekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa pada 30 Januari 2020. Tedros mengumumkan status darurat dunia atas virus corona yang hingga saat ini, sudah membunuh 212 orang di China.

KOMPAS.com - WHO telah menetapkan status darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk virus corona Wuhan yang sedang mewabah saat ini.

Sejak 2009 dan mencakup wabah virus corona Wuhan saat ini, WHO telah enam kali menetapkan PHEIC.

Untuk diketahui, PHEIC merupakan deklarasi yang diberikan pada peristiwa luar biasa yang menjadi risiko kesehatan publik bagi negara lain melalui penyebaran penyakit internasional, serta memerlukan respons internasional yang terkoordinasi.

PHEIC diciptakan bersamaan dengan penetapan regulasi kesehatan internasional tahun 2007 setelah wabah SARS pada 2002 yang menginfeksi 8.000 orang dan merenggut 800 nyawa.

Baca juga: WHO Umumkan Wabah Virus Corona Berstatus Darurat Global, Apa Artinya?

Lantas, apa saja lima kejadian darurat kesehatan global sebelum virus corona Wuhan?

2009: Flu babi

Ini merupakan deklarasi PHEIC pertama yang dikeluarkan oleh WHO.

Pada musim semi 2009, flu babi (H1N1pdm09) muncul sebagai virus influenza A (H1N1) jenis baru yang tidak pernah ditemukan pada hewan maupun manusia sebelumnya. Virus ini pertama muncul di Amerika Serikat, tetapi kemudian menyebar ke berbagai negara.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperkirakan bahwa dalam setahun pertama penyebarannya, virus ini membunuh 151,700-575,400 orang di seluruh dunia. 80 persen di antaranya adalah orang-orang berusia di bawah 65 tahun.

Baca juga: Virus Corona Berstatus Darurat Dunia, Kenali Gejala hingga Penanganan

2014: Polio

Kedua kalinya WHO menetapkan PHEIC adalah ketika polio yang pada saat itu nyaris dieradikasi tiba-tiba bangkit kembali dan mulai menyebar di Pakistan, Kamerun dan Siria. WHO menyebutnya sebagai "kejadian luar biasa".

Berkat upaya dari berbagai pihak, jumlah kasus akibat polio turun drastis dari 350.000 pada 1988 menjadi hanya 33 kasus pada 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X