Kompas.com - 10/01/2020, 08:23 WIB
Ilustrasi Rendang Padang MielPhotos2008Ilustrasi Rendang Padang

KOMPAS.com - Sebuah penelitian menemukan bahwa kebiasaan wanita suku Minangkabau dan suku Sunda untuk mengonsumsi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas.

Hal itu disampaikan oleh dr Praticia Budihartanti Liman MGizi SpGK, selaku penelitinya dalam acara promosi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Kamis (9/1/2020).

Penelitian yang dilakukan Praticia berawal dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Republik Indonesia tahun 2018.

Riseksdas menemukan bahwa ternyata, ada kecenderungan peningkatan obesitas pada penduduk Indonesia, dan wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Baca juga: Satia, Bocah Obesitas Meninggal, Berikut 6 Bahaya Kegemukan pada Anak

Terkait penyebabnya, obesitas di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor, seperti semakin tingginya komsumsi makanan olahan, rendahnya aktivitas fisik dan pengaruh sosial budaya.

Pengolahan makanan dan risiko obesitas

Praticia berfokus pada pengolahan makanan, terutama makanan yang dimasak dengan suhu tinggi, kadar air rendah dan waktu pemasakan yang lama seperti digoreng dan dipanggang, atau dibakar karena dapat meningkatkan kadar Carborxymethyl lysine (CML).

"Meningkatnya (kadar CML itu) bahkan 10-100 kali lebih tinggi dibandingkan kadarnya sebelum diolah," kata Patricia.

Untuk diketahui, CML merupakan struktur gula pereduksi yang berikatan dengan protein yang dapat terbentuk di dalam makanan maupun di dalam tubuh.

Adapun CML dapat memberikan pengaruh kurang menguntungkan bagi kesehatan, seperti memengaruhi obesitas melalui efek inflamasi atau peradangan di dalam tubuh yang dinilai dengan kadar TNF-alpha.

Baca juga: Rumput Laut Makassar Ditemukan Berpotensi Lawan Obesitas dan Kanker

"Asupan CML terbukti memiliki peran sebagai perantara obesitas, melalui peningkatan kadar CML dan kadar TNF-alpha di dalam darah," kata Patricia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Fenomena
Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X