Kompas.com - 11/09/2019, 07:08 WIB

KOMPAS.com - Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan setiap hari. Hal ini akan berefek pada perkembangan dan kelahiran janin.

Dilansir dari Science Daily, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh para peneliti di National Institute of Health, bayi yang lahir dari wanita yang menderita diabetes gestasional dan mengkonsumsi paling tidak satu minuman manis buatan per hari selama hamil, cenderung akan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada usia 7 tahun.

Penelitian ini muncul dalam International Journal of Epidemiology. Penulis penelitian tersebut mengatakan bahwa ketika volume cairan ketuban meningkat, wanita hamil cenderung meningkatkan konsumsi cairan mereka.

Untuk menghindari kalori ekstra, banyak wanita hamil biasanya mengganti minuman ringan dan jus manis dengan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Baca juga: Studi: Ibu Hamil Dilarang Stres, Picu Gangguan Kepribadian pada Anak

Mengutip penelitian sebelumnya yang menghubungkan minuman yang dimaniskan secara artifisial dengan kenaikan berat badan, para penulis penelitian berusaha untuk menentukan apakah konsumsi minuman diet selama kehamilan dapat mempengaruhi berat anak-anak.

"Temuan kami menunjukkan bahwa minuman yang dimaniskan secara artifisial selama kehamilan tidak mungkin lebih baik dalam mengurangi risiko obesitas di kemudian hari daripada minuman yang dimaniskan dengan gula," kata penulis senior studi tersebut, Cuilin Zhang, PhD di Epidemiology Branch di NIH, Eunice Kennedy Shriver, Institut Nasional Kesehatan Anak dan Pembangunan Manusia (NICHD).

"Tidak mengherankan, kami juga mengamati bahwa anak-anak yang lahir dari wanita yang minum air putih bukannya minuman manis cenderung menjadi gemuk pada usia 7 tahun," imbuhnya.

Rentetan panjang penelitian

Para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dari tahun 1996 hingga 2002, tentang kehamilan 91.000 wanita di Denmark.

Pada minggu ke 25 kehamilan, para wanita menyelesaikan kuesioner rinci tentang makanan yang mereka makan. Penelitian ini juga mengumpulkan data tentang berat badan anak-anak saat lahir dan pada usia 7 tahun.

Namun pada penelitian saat ini, tim NICHD membatasi analisis mereka pada data dari lebih dari 900 kehamilan yang mengalami diabetes gestasional, sejenis diabetes yang terjadi hanya selama kehamilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.