Kompas.com - 26/09/2019, 11:17 WIB
Sejumlah pelajar saat beraksi dengan isu global Friday For Future di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019). Aksi ini protes terhadap lambannya penanganan krisis pemanasan global di seluruh dunia. KOMPAS.com/Garry LotulungSejumlah pelajar saat beraksi dengan isu global Friday For Future di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019). Aksi ini protes terhadap lambannya penanganan krisis pemanasan global di seluruh dunia.

KOMPAS.com - Rabu pekan lalu (18/9/2019), Okjökull, gletser pertama yang terletak di Islandia hilang karena perubahan iklim.

Gletser yang berada di dataran Tinggi Islandia ini pada pergantian abad ke-20 luasnya sekitar 38 kilometer persegi.

Sayang, perlahan tapi pasti lapisan es di sana meleleh. Catatan tahun 2014 menunjukkan, luas Okjökull hanya menyisakan kurang dari 1/15 ukuran sebelumnya, membuatnya kehilangan status sebagai gletser resmi.

Ketika upacara "pemakaman" Okjökull dilangsungkan, setidaknya ada sekitar 100 orang berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir, termasuk Perdana Menteri Islandia, Katrín Jakobsdóttir

Baca juga: Gletser Himalaya Mencair, 800 Juta Orang di Asia Terancam

Jakobsdóttir memperingatkan, jika tren hilangnya lapisan es pada Okjökull terus berlanjut maka Islandia akan kehilangan lebih banyak gletser dalam waktu dekat.

Apa yang dialami Okjökull merupakan dampak dari emisi gas rumah kaca dan aktivitas manusia yang secara radikal mengubah rumah kita semua.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain gletser Okjökull perlahan habis, kebakaran hutan California yang berlangsung lama, permafrost (tanah yang berada di titik beku 0 derajat Celsius) yang mencair di Rusia dan sebagian gletser di belahan dunia lain adalah peringatan untuk kita semua.

Saat kita membicarakan perubahan yang terjadi di alam ini, ada dua istilah dalam kosa kata kita yang tak terhindarkan, yakni perubahan iklim dan pemanasan global.

Banyak yang berpendapat bahwa perubahan iklim dan pemanasan global adalah dua hal yang sama atau mirip, padahal keduanya memiliki arti berbeda.

Perbedaan Iklim dan Cuaca

Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang perubahan iklim dan pemanasan global, kita harus tahu dulu apa bedanya cuaca dan iklim.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Oh Begitu
Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Oh Begitu
Misteri Miringnya Inti Bumi dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Misteri Miringnya Inti Bumi dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Oh Begitu
Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Kita
Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Oh Begitu
Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Kita
Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Fenomena
Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Oh Begitu
Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Fenomena
Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Oh Begitu
Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Oh Begitu
Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X