Kompas.com - 20/12/2018, 20:00 WIB
Warga dibantu petugas mencari korban gempa bumi Palu di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). Gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mengakibatkan 832 orang meninggal. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWarga dibantu petugas mencari korban gempa bumi Palu di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). Gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mengakibatkan 832 orang meninggal.

Daerah dengan korban luka-luka terbanyak berada di Lombok Utara dengan jumlah 829 orang.

Sementara, Lombok Barat sebanyak 399 orang dan Lombok Timur sebanyak 122 orang. Kemudian, korban luka-luka di Sumbawa Barat berjumlah 115 orang.

Baca juga: Mengenal Sesar Naik Flores dan Amukannya yang Picu Serial Gempa Lombok

4. Gempa Donggala dan Tsunami Palu

Sebulan lebih pasca gempa Lombok, Donggala diguncang gempa dengan kekuatan 6,0 dan kedalaman 10 kilometer dari permukaan laut pada Jumat (28/9/2018) pukul 14.00 WIB.

Tiga jam kemudian, gempa susulan dengan kekuatan 7,4, 10 kilometer di jalur sesar Palu Koro kembali mengguncang wilayah tersebut.

Tak berselang lama, tsunami dengan ketinggian enam meter menyapu Palu sekitar pukul 17.22 WIB.

Korban meeninggal akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Sulawesi Tengah tercatat mencapai 2.073 orang.

"Korban meninggal terdiri dari Kota Palu 1.663 orang, Donggala 171 orang, Sigi 223 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu, Sulbar," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB, Sutopo.

Bagi para ahli, fenomena seperti di Palu sangat jarang terjadi. Tak heran, banyak ahli berbondong-bondong ingin mendatangi Palu langsung untuk mengetahui apa yang terjadi. Belum lama ini terungkap masalahnya ada di bawah laut.

Baca juga: Petunjuk Penting soal Tsunami Palu Ditemukan di Dasar Laut, Apa Itu?

5. Angin puting beliung Bogor

Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.dok. BNPB Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.

Pada 6 Desember 2018 terjadi angin puting beliung di Bogor, Jawa Barat. Fenomena ini menyebabkan satu orang meninggal, tiga orang luka-luka, ratusan orang mengungsi dan 1.700 rumah rusak.

Angin puting beliung umumnya terjadi di masa pancaroba.

Baca juga: Waspada Puting Beliung pada Musim Pancaroba, Kenali Tanda dan Sifatnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.