Mengapa Wanita Lebih Sering Mengidap Asma? Sains Menjelaskan

Kompas.com - 02/12/2017, 20:00 WIB
Ilustrasi asma catinsyrupIlustrasi asma
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Ilustrasi asmaLeventKonuk Ilustrasi asma
KOMPAS.com - Asma lebih sering diderita oleh anak laki-laki daripada anak perempuan. Namun saat dewasa, asma lebih sering diidap oleh perempuan.

Mengapa hal itu terjadi?

Baru-baru ini, sebuah penelitian mengungkap mengapa asma dua kali lebih umum terjadi pada perempuan. Para peneliti menyebutkan hal ini mungkin disebabkan oleh hormon testosteron.

Para ilmuwan tersebut juga mengatakan mengapa kecenderungan asma berubah saat remaja adalah karena hormon seksual berada di baliknya.

Baca juga: Benarkah Wanita Obesitas Lebih Rentan Terkena Kanker Payudara?

Tim peneliti dari Amerika Serikat memusatkan perhatian pada sel darah putih yang disebut sel ILC2. Sel ini berasal dari sumsum tulang belakang dan menjadi "unggulan" pada jaringan tubuh tertentu, termasuk paru-paru di awal kehidupan.

Ketika ada alergen yang masuk ke paru-paru, sel-sel yang melapisi saluran udara mengeluarkan protein yang memicu ILC2 untuk memperluas dan memproduksi banyak protein. Tujuannya adalah memulai serangkaian respon inflamasi.

"Kami tertarik untuk menentukan apakah hormon seks mengatur sel-sel ini, karena ini penting untuk memulai respon inflamasi dan sangat sedikit yang mengetahui tentang mereka, kata Dr Dawn Newcomb, co-author penelitian dari Vanderbilt University dikutip dari The Guardian, Selasa (28/11/2017).

Newcomb dan koleganya mulai dengan melihat kadar ILC2 dalam darah dari empat kelompok pria sehat dan empat wanita sehat, serta enam wanita dan tujuh pria dengan asma.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Report, mengungkapkan bahwa penderita asma memiliki tingkat sel ILC2 lebih tinggi daripada mereka yang tanpa asma. Selain itu, ada sedikit perbedaan pada tingkat sel untuk peserta sehat.

Wanita dengan asma memiliki sekitar dua kali tingkat sel ILC2 dibandingkan pria dengan asma.

Tim ini kemudian beralih ke tikus,dan menemukan betina dewasa memiliki lebih banyak sel ILC2 di jaring paru-paru mereka daripada jantan atau tikus muda dari kedua jenis kelamin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X