Kompas.com - 06/11/2017, 21:45 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Ilustrasi asteroid3000ad Ilustrasi asteroid

KOMPAS.com - Bahaya asteroid terhadap bumi sudah sejak lama diperkirakan oleh para ilmuwan. Kekhawatiran inilah yang membuat NASA, badan antariksa Amerika Serikat, terus mengembangkan berbagai penelitian pencegahan.

Kali ini, para ilmuwan NASA memimpin astronom dari berbagai negara dalam latihan internasional pertama yang menguji kemampuan untuk melacak asteroid berbahaya.

Tujuan mereka adalah untuk "memulihkan, melacak, dan mengkarakterisasi asteroid asli sebagai pemicu potensial", menurut siaran pers NASA yang dikutip dari Futurism, Senin (6/11/2017).

Meski tubrukan asteroid ke bumi tidak akan menjadi "kiamat" bagi umat manusia, tetapi hal ini pasti akan menyebabkan kerusakan yang besar. Untuk itulah, NASA mengembangkan cara untuk mendeteksi dan menangkal asteroid berbahaya, serta melatih ilmuwan untuk melakukan hal sama.

Baca juga: Asteroid Alien Mendekati Kita dan Ini yang Terjadi jika Hantam Jakarta

Setelah berbulan-bulan merencanakan latihan tersebut, pada Juli 2017 yang lalu para astronom di European Southern Observatory's Very Large Telescope melihat asteroid TC4 2012. Asteroid ini adalah asteroid kecil reflektif yang berada di jalur lintasan dekat dengan bumi.

Para ilmuwan kemudian memilih TC4 sebagai latihan mereka sehingga proyek ini disebut "TC4 Observation Campaign".

Saat TC4 mendekati bumi, para ilmuwan bekerja sama untuk menganalisis ukuran asteroid, komposisi, dan lintasannya. Mereka juga memastikan saluran komunikasi internasional tersedia untuk pembagian informasi yang cepat dan efektif.

"Kampanye TC4 2012 merupakan kesempatan yang luar biasa bagi para peneliti untuk menunjukkan kesediaan dan kesiapan untuk berpartisipasi dalam kerja sama internasional dalam menangani potensi bahaya terhadap bumi," kata Boris Shustov, direktur sains untuk institut astronomi di Russian Academy of Science.

Baca juga: Terungkap, Inilah Rencana Penyelamatan Bumi dari Serangan Asteroid

Pengamatan para astronom memungkinkan mereka untuk memastikan bahwa TC4 tidak akan mempengaruhi bumi dalam orbit masa depannya. Selain itu, mereka juga dapat menentukan posisi asteroid serta perilaku berputar dan berjatuhannya.

Hasil akhir latihan muncul pada bulan Oktober 2017 ketika TC4 melakukan perlintasan terdekatnya dengan bumi, melewati 43.780 kilimeter di atas kepala kita.

NASA mengambil proyek ini sebagai kesempatan untuk menguji jalur komunikasi di dalam pemerintahan Amerika Serikat dan melalui cabang eksekutifnya.

Simulasi darurat tentang dampak nyata ini memungkinkan komunitas astronomi untuk "lebih siap sekarang dalam menghadapi ancaman asteroid yang berpotensi bahaya", kata Michael Kelley, pemimpin latihan TC4 di markas besar NASA di Washington.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Futurism


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.