Kompas.com - 29/02/2020, 13:01 WIB
7 perusahaan berpacu temukan obat yang dapat sembuhkan infeksi virus corona Shutterstock.com7 perusahaan berpacu temukan obat yang dapat sembuhkan infeksi virus corona

"Setiap pemerintahan di dunia harus bangun dan bersiap-siap. Virus ini mungkin sedang dalam perhalanan ke negara tertentu dan semua harus siap. Semua pemerintahan memiliki kewajiban melindungi warga negaranya. Setiap negara memiliki kewajiban untuk bersiap," tegas Ryan.

Dalam 24 jam terakhir sejak Jumat (28/2/2020) ada 909 kasus baru di Korea Selatan dan 16 orang meninggal. Dengan angka tersebut, sedikitnya 2.931 warga Korea Selatan terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, laporan terakhir dari Italia ada 889 orang terinfeksi dan 21 orang meninggal dunia. Di Iran ada 388 orang terinfeksi, dengan 143 di antaranya kasus baru dan 34 orang telah meninggal.

Kasus-kasus baru juga telah dikonfirmasi di negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara, beberapa di antaranya terkait dengan orang yang telah melakukan perjalanan ke Iran. Tedros mengatakan 97 kasus Covid-19 berasal dari Iran dan menyebar ke 11 negara lain.

Menurut Tedros, tantang para ahli epidemiologi dan profesional kesehatan adalah memutus mata rantai penularan sehingga wabah ini tak makin menyebar.

Baca juga: Virus Corona Sulit Dihentikan, Ini yang Harus Dilakukan Dunia

Para penelti hingga saat ini masih berupaya menciptakan pengobatan yang efektif untuk melawan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tedros mengatakan, sejauh ini ada lebih dari 20 vaksin yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, beberapa di antaranya sudah dalam uji klinis.

Dia mengatakan, hasil uji vaksin pertama akan bisa kita peroleh dalam beberapa minggu ke depan.

Untuk melindungi diri dari virus corona Wuhan dan penyakit lain, salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air, atau bisa juga menggunakan alkohol untu menggosok tangan.

Tedros mendesak siapapun yang mengalami gejala penyakit dan berisiko tinggi terkait masalah pernapasan untuk membatasi kontak dengan orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Sumber NPR
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.