Kompas.com - 27/02/2020, 09:22 WIB
Ilustrasi ketam kenari alias coconut crab (Birgus latro) SHUTTERSTOCK/KYTanIlustrasi ketam kenari alias coconut crab (Birgus latro)

Sinar-X mengungkap bahwa getaran suara yang dihasilkan ketam kenari untuk berkomunikasi berasal dari organ tipis yang dikenal sebagai skafognathit, yakni organ yang berfungsi menarik udara ke paru-paru kepiting.

Ketika struktur itu bergetar, lempengan keras di saluran insang ketam kenari pun ikut bergetar dan akhirnya menghasilkan suara ketukan.

"Dengan mengubah kecepatan getaran struktur, ketam kenari dapat menghasilkan banyak suara yang bervariasi dalam frekuensi dan interval," menurut penelitian yang terbit di jurnal Zoology edisi Desember 2019.

Baca juga: Kamasutra Satwa: Tubuh Penuh Duri, Bagaimana Cara Landak Kawin?

Selain ketam kenari, krustasea lain yang dapat menghasilkan suara dengan skafognathitnya adalah udang air (Procambarus clarkii). Sejauh ini, ketam kenari adalah satu-satunya krustasea darat yang diketahui menunjukkan perilaku ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.