Kompas.com - 24/02/2020, 17:33 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Begitu pun sebaliknya, jika ada musuh yang masuk ke dalam tubuh dan tentara (imunitas) lemah, maka orang tersebut akan sakit.

"Pada dasarnya tubuh kita punya dan bisa produksi secara alami imun tubuh. Nah, kalau kurang, baru ditambah dengan suplemen," ujar dia.

Baca juga: Pentingnya Mencari Orang Pertama yang Memicu Wabah Virus Corona

Mengenai seberapa banyak seseorang harus mengonsumsi suplemen dalam sehari-hari, itu tergantung dengan kondisi yang dialami orang bersangkutan.

Tidak semua orang memiliki kondisi kebutuhan suplemen dan jumlah yang sama.

Menambahkan informasi Erlina, pada kesempatan yang sama, Ahli Imunitas, Prof Dr dr Iris Renggaris SpPD-KAI, mengatakan bahwa untuk mengetahui seberapa kuat atau tidak sistem imun tubuh itu sulit.

Akan tetapi, mengonsumsi vitamin dan suplemen juga bisa dilakukan sebagai bentuk pencegahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sedang Wabah Virus Corona, China Tetap Luncurkan Roket ke Luar Angkasa

Iris juga menegaskan bahwa Anda bisa mengonsumsi suplemen jika ada kondisi tertentu, terutama jika memiliki penyakit komorbit.

"Dalam perjalanan juga, itu harus minta suplemen, untuk membantu kondisi tubuhnya. Tapi dengan resep dokter, karena ada suplemen yang tidak cocok untuk penyakit-penyakit tertentu," kata Irish.

Apalagi dalam kondisi saat ini, di mana virus corona mudah menyebar dan belum ditemukan vaksinnya. Iris berkata bahwa jalan terbaik yang bisa dilakukan adalah memperkuat imunitas tubuh.

Selain suplemen, Anda juga sebaiknya menjaga imunitas tubuh dari eksternal dengan beberapa hal berikut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

WHO: Anak Muda Mulai Kecanduan Tembakau karena Rokok Elektrik

Kita
Ahli: Belum Ada Bukti Kuat Penularan Covid-19 dari Jenazah

Ahli: Belum Ada Bukti Kuat Penularan Covid-19 dari Jenazah

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X