Kompas.com - 21/02/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) China ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19) China

Aktivitas ekonomi di China biasanya meningkat setelah liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 25 Januari.

Namun, akibat dari virus corona Covid-19 yang terus meluas dan menginfeksi banyak orang, pemerintah setempat memperpanjang liburan tahun ini.

Hal itu dilakukan untuk mengatasi epidemi virus Covid-19 dengan menjaga orang-orang untuk tetap berada di rumah.

Dalam laporan itu menyebutkan upaya mengekang penyebaran virus corona telah menyebabkan pengurangan output sektor-sektor industri dari 15 persen menjadi 40 persen.

Kemungkinkan kondisi ini telah memusnahkan lebih dari seperempat emisi karbon dioksida (CO2) di negara itu selama dua minggu terakhir.

Ini merupakan periode ketika aktivitas biasanya dimulai kembali setelah liburan Tahun Baru Imlek.

Kendati demikian, para pecinta lingkungan telah memeringatkan, pengurangan itu hanya bersifat sementara.

Baca juga: Nama Virus Corona Wuhan Sekarang SARS-CoV-2, Ini Bedanya dengan Covid-19

Penasihat kebijakan Greenpeace China, Li Shuo mengatakan setelah virus corona tenang, sangat mungkin terjadi putaran yang disebut polusi pembalasan.

"Pabrik-pabrik akan memaksimalkan produksi untuk mengkompensasi kerugian mereka selama periode penutupan," jelas Shuo.

Tidak hanya penurunan emisi karbon dioksida yang mengalami penurunan. Emisi nitrogen dioksida China, adalah produk sampingan dari pembakaran bahan bakar fosil di kendaraan dan pembangkit listrik.

Selama aktivitas ekonomi China lumpuh akibat virus corona (Covid-19), nitrogen dioksida mengalami penurunan 36 persen dalam sepekan setelah liburan Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Viral Covid-19 Bisa Ditangkal dengan Curcumin, Ini Penjelasan Ahli

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arkeolog Mesir Temukan 250 Kuburan Berusia 4.200 Tahun, Ini Isinya

Arkeolog Mesir Temukan 250 Kuburan Berusia 4.200 Tahun, Ini Isinya

Oh Begitu
Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Fenomena
Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X