Lupakan Sejenak Virus Corona, Demam Berdarah Menghantui Kita

Kompas.com - 10/02/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi demam berdarah kenary820/shutterstockIlustrasi demam berdarah

Namun, lanjutnya, kasus DBD di Indonesia tidak bisa digeneralisasi. Tiap daerah memiliki epidemi yang berbeda, dengan karakteristik masing-masing.

“Indonesia bagian barat, tengah, dan timur, pada tahun yang sama memiliki karakteristik epidemi demam berdarah yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh jenis virus, kekebalan komunitas, juga vektor nyamuk,” ungkap Tedjo.

Belum bisa dibasmi

Penyakit DBD tidak sama seperti malaria, di mana virus pada satu daerah bisa dieliminasi. Hal ini dikarenakan penyebab penyebaran DBD terdiri dari banyak faktor.

“Malaria sudah ada obatnya, sementara dengue belum (ada obatnya). Dengue selalu ada di Indonesia dan selalu ada tiap tahun. Selalu berulang,” tutur Tedjo.

Faktor kekebalan populasi adalah salah satu penyebab kasus dengue terus berulang. Tedjo menyebutkan, ketika 50 persen populasi kebal terhadap dengue (karena telah terjangkit dengue sebelumnya), kemungkinan untuk terjadi outbreak dan KLB menjadi rendah.

“Namun ketika kekebalan populasinya rendah, besar kemungkinan satu atau dua tahun setelahnya akan terjadi outbreak. Misal tahun 2014 di Lampung, tercatat kekebalan populasinya rendah sehingga tahun berikutnya terjadi outbreak,” paparnya.

Baca juga: 5 Kesalahpahaman Terbesar tentang DBD dan Nyamuknya

Usai terjadi outbreak, kekebalan populasi akan meningkat. Kemungkinan terjadinya outbreak akan semakin minim di masa depan. Namun, ada satu faktor yang menjadi “pengulang” terjadinya DBD.

“Jangan lupa di setiap daerah pasti ada bayi yang baru lahir. Populasi yang naif, kami menyebutnya. Saat ada populasi naif dan rentan seperti ini, virus dengue masuk, maka akan terkena lagi. Itulah mengapa DBD terus-menerus berulang di Indonesia,” jelas Tedjo.

Cara mencegah DBD

Gerakan 3M Plus yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih menjadi acuan untuk pencegahan DBD dalam lingkup sekitar.

3M Plus terdiri dari:

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X