Kompas.com - 10/02/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi Planet Super Bumi (Super Earth) Chris LaurelIlustrasi Planet Super Bumi (Super Earth)


KOMPAS.COM - Hampir empat tahun, pesawat ruang angkasa NASA Kepler melintasi angkasa mencari planet seukuran Bumi. Hasil pemantauan terhadap lebih dari 150.000 bintang, Kepler menemukan planet Super Bumi dan berukuran lebih besar.

Dilansir dari Live Science (9/2/2020), super bumi merupakan planet-planet jauh yang berbatu, lebih kecil dari gas raksasa, terletak di dekat bintang dan memiliki atmosfer yang relatif tipis. Namun, ukuran mereka jauh lebih besar dari pada Bumi, bahkan 10 kali lipatnya.

Jadi apa yang akan terjadi jika Bumi berukuran dua atau 10 kali lipat lebih besar dari yang sekarang?

Mickey Rosenthal, seorang kandidat doktoral yang mempelajari pembentukan planet di Universitas California di Santa Cruz, mengatakan ada kemungkinan Bumi dan planet-planet di dalam tata surya ini berukuran seperti itu.

Baca juga: Astronom: Bumi Kena Gelombang Misterius, Mungkinkah Supernova?

Jika saat ini Bumi semakin besar, hal pertama yang akan berubah adalah ukuran tubuh Anda, gunung, maupun pohon di Bumi yang akan menjadi pendek. Hal ini dikarenakan gravitasi bumi akan meningkat seiring ukurannya yang bertambah besar.

Selain itu, apabila Bumi berukuran dua kali lipatnya, maka Anda akan dua kali lebih berat, karena gravitasi akan menarik Anda dua kali lebih kuat.

Dibutuhkan lebih banyak energi untuk menahan tarikan gravitasi, sehingga struktur yang kita miliki saat ini tidak akan cukup kuat untuk berdiri setinggi sekarang.

Gravitasi jadi lebih kuat dan mungkin lebih berbahaya

Rory Barnes, seorang ahli teori yang mempelajari kelayakan planet di University of Washington menambahkan dengan planet yang lebih besar dan medan gravitasi yang lebih kuat, Bumi juga akan mengalami lebih banyak tabrakan.

Baca juga: Jantung Nitrogen Pluto Ungkapkan Kemiripan Planet Kerdil dengan Bumi

Sebagai planet super, tarikan gravitasi bumi yang lebih besar akan secara efektif menarik asteroid yang lebih banyak dan lebih besar, sehingga tabrakan "tipe Armageddon" akan lebih memprihatinkan daripada yang terjadi saat ini.

Bahkan, jika Bumi 10 kali ukurannya lebih besar dari saat ini, maka akan memicu perubahan dramatis di interior bumi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X