Update Corona 30 Januari, Tewas 170 Orang dan Menginfeksi 20 Negara

Kompas.com - 30/01/2020, 12:32 WIB
epa08175407 Residents form a long queue to buy masks at a medical company as masks shortage continues amid the coronavirus outbreak in Nanning, Guangxi, China, 29 January 2020. The death toll from the outbreak of coronavirus in China has reached 132 and infected more than 6000 others, according to media reports.  EPA-EFE/PENG HUAN CHINA OUT PENG HUANepa08175407 Residents form a long queue to buy masks at a medical company as masks shortage continues amid the coronavirus outbreak in Nanning, Guangxi, China, 29 January 2020. The death toll from the outbreak of coronavirus in China has reached 132 and infected more than 6000 others, according to media reports. EPA-EFE/PENG HUAN CHINA OUT

14. Kamboja, 1 terinfeksi

Kamboja juga telah mengumumkan kasus pertama virus corona pada Senin (27/1/2020).

Pasien pertama merupakan pria 60 tahun. Pria tersebut terpapar setelah bertolak dari Wuhan. Saat ini, pria tersebut dikabarkan berada dalam kondisi yang stabil.

15. Sri Lanka, 1 terinfeksi

Sri Lanka juga mengonfirmasi kasus pertama virus corona di negaranya. Kepastian ini disampaikan oleh otoritas kesehatan Sri Lanka, Senin (27/1/2020).

Orang yang terinfeksi adalah seorang perempuan asal China berusia 43 tahun yang tiba di Sri Lanka pada 19 Januari untuk berwisata.

Saat itu, yang bersangkutan dalam keadaan baik-baik saja. Namun, pada tanggal 25 Januari 2020, ia jatuh sakit.

Kepala Ahli Epidemiologi Kementerian Kesehatan Sri Lanka, Sudath Samaraweera mengatakan setelah dilakukan tes pada Senin kemarin, perempuan itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona 2019-nCoV.

16. Jerman, 4 terinfeksi

Jerman mengonfirmasi empat kasus infeksi virus corona Wuhan setelah seorang warga negara China mengunjungi negara tersebut untuk lokakarya.

Perempuan yang terinfeksi sebelumnya tidak menunjukkan gejala. Dia pergi ke dokter setelah merasa sakit selama penerbangan.

Perempuan itu dinyatakan positif terinfeksi virus.

17. Uni Arab Emirat, 1 terinfeksi

Uni Arab Emirat juga mengonfirmasi terdeteksinya kasus virus corona di negaranya.

Pasien disebut adalah anggota keluarga yang datang dari pusat kota Wuhan, China. Akan tetapi, pihak Uni Arab Emirat tidak memberikan detail tempat tinggal maupun di mana para pasien terdeteksi ini menerima pengobatan.

UEA merupakan salah satu hub transportasi udara terbesar di dunia. Sementara Bandara Internasional Dubai adalah bandara tersibuk ketiga dan menjadi penghubung bagi maskapai Emirat.

Baca juga: Sudah Lama Ada, Kenapa Virus Corona Baru Sekarang Menginfeksi Manusia?

18. Finlandia, 1 kasus baru

Direktur Institut Nasional Kesehatan dan Kesejahteraan Finlandia mengumumkan kasus pertama virus corona di Finlandia.

Perempuan China berusia 32 tahun, melakukan perjalanan dari Wuhan ke Finlandia seminggu yang lalu. Saat ini dia dirawat di Rumah Sakit Pusat Lapland di Rovaniemi untuk melakukan pemeriksaan setelah menunjukkan gejala terinfeksi virus corona Wuhan.

19. Filipina, 1 kasus baru

Pejabat kesehatan Filipina membenarkan kasus pertama virus corona di negerinya.

Seorang perempuan keturunan China berusia 38 tahun asal Wuhan tiba di Filipina pada Selasa (21/1/2020).

Menteri Kesehatan Francisco Duque mengumumkan, hasil pemeriksaan menunjukkan perempuan itu positif terjangkit virus corona Wuhan.

Duque mengatakan, perempuan itu juga menunjukkan gejala-gejala terinfeksi virus corona.

20. India, 1 kasus baru

India juga mengonfirmasi kasus pertama virus corona WUhan pada Kamis (30/1/2020).

Seorang pasien di negara bagian Kerala dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Ini adalah kasus pertama di India.

Menurut pemerintah India, pasien itu adalah seorang mahasiswa Universitas Wuhan di China. Pasien tersebut saat ini dalam kondisi stabil.

Pejabat pemerintah India mengatakan, memulangkan warga India dari Wuhan bukanlah pilihan tepat. Pasalnya, risiko infeksi meningkat.

Namun, sebagian besar orang India yang tinggal di Wuhan adalah mahasiswa, dan orangtua memaksa pemerintah setempat untuk memulangkan anak-anaknya.

Pekan ini India menyiagakan pesawat milik negara untuk terbang ke Wuhan. Namun mereka masih menunggu persetujuan otoritas China yang sedang berupaya mengatur proses evakuasi secara menyeluruh.

"Hanya warga negara yang tak terinfeksi yang akan dipulangkan. Mereka akan dikarantina di luar Delhi," kata pejabat yang tidak menyebut identitasnya.

Baca juga: WHO Belum Tetapkan Virus Corona Wuhan Sebagai Ancaman Kesehatan Dunia

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X