Sudah Lama Ada, Kenapa Virus Corona Baru Sekarang Menginfeksi Manusia?

Kompas.com - 29/01/2020, 13:15 WIB
Sup kelelawar TwitterSup kelelawar

KOMPAS.com - Novel coronavirus atau 2019-nCoV yang mewabah di China dan belasan negara lain mengingatkan kita bahwa virus dapat bermutasi.

Sejauh ini para ilmuwan yang berusaha mempelajari virus corona Wuhan meyakini, penyakit yang menyerang paru-paru dan saluran pernapasan ini ditularkan oleh satwa liar ke manusia.

Ini artinya, virus corona 2019-nCoV merupakan penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cahyo Rahmadi telah mengingatkan bahwa sejumlah satwa liar berpotensi membawa penyakit.

Baca juga: Terobosan Signifikan, Ahli Duplikat Virus Corona untuk Tangani Wabah

"Hewan yang dominan berpotensi membawa penyakit adalah tikus, kelelawar, celurut, hewan karnivora, dan kelompok primata seperti monyet," kata Cahyo dalam rilis resmi LIPI pada Jumat (24/1/2020).

Lantas, bagaimana virus corona dari hewan dapat menginfeksi manusia?

Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) drh. Muhammad Munawaroh, M.M menjelaskan bahwa virus corona bukan sesuatu yang baru bagi satwa liar.

" Virus corona di hewan (liar), sejak dulu memang sudah ada. Namun yang saat ini kan terjadi mutasi sehingga disebut dengan Novel coronavirus (2019-nCoV)," kata Munawaroh kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/1/2020).

Munawaroh menjelaskan, virus corona tersebut dimiliki hewan-hewan seperti kelelawar dan kucing.

"Tapi pada waktu dulu, virus itu tidak menular ke manusia. Tapi dengan adanya mutasi, muncullah bentuk baru dari virus yang bisa menginfeksi manusia," jelasnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X