Kompas.com - 01/12/2019, 18:33 WIB

KOMPAS.com - Di hari AIDS sedunia ini, mari kita memahami bahwa HIV dan AIDS merupakan dua hal berbeda, tapi saling berhubungan.

Human Imunodeficeiency Virus (HIV) adalah virus yang bisa menyebabkan penyakit Asquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang membuat orang dengan HIV rentan terpapar penyakit, bakteri, virus, dan infeksi.

Tanpa pengobatan, orang dengan HIV kemungkinan akan mengembangkan kondisi serius yang disebut AIDS.

Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Keberadaan Obat ARV Beri Harapan Hidup ODHA

AIDS biasanya ditandai dengan munculnya penyakit lain seperti kanker dan berbagai infeksi yang muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Seseorang yang mengidap HIV biasanya tak langsung menyadari terpapar virus ini. Pasalnya, virus membutuhkan waktu 2-15 tahun hingga menimbulkan gejala.

Selama waktu tersebut, bisa jadi virus HIV sudah memicu munculnya penyakit AIDS.

Dalam pemberitaan KOMPAS.com (2/12/2013), ada empat tahapan infeksi hingga HIV berkembang menjadi AIDS.

1. Tahap pertama (periode jendela)

Dalam tahap pertama, HIV masuk ke tubuh dan akhirnya membentuk antibodi dalam darah. Ketika hal ini terjadi, penderita HIV masih merasa tubuhnya sehat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.