Istri Juga Bisa Alami Disfungsi Seksual, Kenali 5 Penyebabnya

Kompas.com - 28/11/2019, 08:03 WIB
Ilustrasi pexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Memiliki rumah tangga yang harmonis menjadi keinginan semua orang. Namun, tidak jarang persoalan mendera kehidupan keluarga, salah satunya ketidakpuasan saat melakukan hubungan intim.

Biasanya, yang banyak dibahas adalah ketidakpuasa dari pihak pria. Namun, menurut dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr Grace Valentine SpOG, ketidakpuasan seorang wanita saat melakukan hubungan intim juga bisa memengaruhi pasangannya.

Ketidakmampuan untuk menikmati hubungan seksual secara penuh ini termasuk disfungsi seksual.

"Banyak yang mengaku hal ini (disfungsi seksual) tidak penting dibahas, tetapi sebenarnya disfungsi seksual akan memengaruhi seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari," kata Grace dalam sebuah acara bertajuk Vaginismus dan Difungsi Seksual Perempuan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Penyebab dan Gejala Vaginismus, Kontraksi Abnormal pada Otot Vagina

Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang dapat menyebabkan disfungsi seksual terjadi:

1. Kondisi fisik

Gangguan pada organ genitalia, bekas operasi daerah genitalia atau medis dapat menyebabkan masalah pada fungsi seksual seorang perempuan.

Tidak hanya itu, penyebab lain juga bisa penyakit-penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit saraf, ketidakseimbangan hormon, dan penyakit ginjal atau gagal ginjal.

Menopause, alkoholisme atau penyalahgunaan obat-obatan, serta efek samping obat-obatan tertentu, termasuk beberapa obat antidepresan, juga dapat memengaruhi hasrat dan fungsi seksual.

"Banyak faktor fisik ini yang berpengaruh terhadap fase rangsangan seseorang dalam berhubungan seksual, saat fase rangsangan ini tidak berhasil, maka bisa jadi tidak sampai titik kepuasannya," ujarnya.

Baca juga: Perlukah Beli Obat Pembersih Kewanitaan untuk Bersihkan Vagina?

2. Faktor psikologis

Disfungsi seksual juga didorong oleh berbagai faktor psikologis, seperti stres dan kecemasan terkait pekerjaan, kekhawatiran tentang kinerja seksual, masalah perkawinan atau hubungan, depresi, perasaan bersalah, masalah pada citra tubuh atau efek atau trauma seksual masa lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X