Perlukah Beli Obat Pembersih Kewanitaan untuk Bersihkan Vagina?

Kompas.com - 08/08/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi vagina ECOSY/ShutterstockIlustrasi vagina

KOMPAS.com -  Obat pembersih kewanitaan atau yang biasa disebut dengan feminine hygiene liquid memang dijual bebas di pasaran. Namun, Anda harus berhati-hati mengingat produk tersebut cukup riskan untuk vagina Anda.

Menurut Mayo Clinic: Family Health Book terbitan Intisari, produk-produk pembersih vagina dapat menimbulkan masalah. Selain menimbulkan iritasi, obat pembersih vagina juga dapat mengganggu keasaman normal pada vagina.

Normalnya, vagina membersihkan diri-sendiri. Dinding vagina menghasilkan cairan sendiri yang membawa sel mati dan organisme ketika mengalir ke bawah dan keluar.

Cairan sehat ini biasanya berwarna bening atau putih susu yang bisa berubah menjadi kuning apabila mengering. Jumlah cairan ini akan meningkat pada masa ovulasi (pembuahan) dan saat ada rangsangan seksual.

Baca juga: Benarkah Rebusan Daun Sirih Bisa Hilangkan Bau Vagina yang Kadang Amis?

Membersihkan vagina cukup dengan menggunakan air dan sabun yang lembut. Kemudian, keringkan dengan handuk atau tisu agar tidak memicu pertumbuhan bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan iritasi.

Selain itu, gunakan celana dalam berbahan katun agar sirkulasi udara tetap lancar.

Lalu yang paling penting, jika Anda baru saja buang air besar, lakukan cara mencebok yang benar, yaitu dengan gerakan dari depan ke belakang. Dengan demikian, kecil kemungkinan vagina akan terkontaminasi bakteri yang berasal dari tinja (feses).

Jika vagina Anda menimbulkan bau dan terasa gatal, cobalah ikuti tips-tips di atas untuk mengoptimalkan kebersihan vagina.

Akan tetapi bila bau, gatal dan masalah lainnya terus berlanjut, sebaiknya kunjungi dokter terdekat untuk berkonsultasi. (Hana Nushratu)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X