Mengenal Burung Urban, Jenis Burung Liar yang Bisanya Hidup di Kota

Kompas.com - 13/09/2019, 07:46 WIB
Ilustrasi burung dara Ilustrasi burung dara

KOMPAS.com - Kita menyebut manusia yang tinggal di perkotaan sebagai masyarakat urban. Selain manusia, ada juga lho burung urban.

Sama seperti manusia, burung urban merupakan burung yang habitat atau tempat tinggalnya di perkotaan. 

Peneliti dan Pengamat Burung dari NGO Fauna and Flora International-Indonesia Program, Ady Kristanto SSi mengatakan, beberapa burung yang bisa digolongkan sebagai burung urban antara lain burung gereja dan burung tekukur.

Baca juga: Khas dan Unik, 7 Jenis Burung Cendrawasih Endemik Indonesia

Burung gereja alias burung pingai, merupakan jenis burung pipit kecil yang berasal dari keluarga Passeridae.

Burung-burung ini mendiami perkotaan dalam jumlah sangat besar. Ady menyebut, meski hidup di alam liar dan tidak dipelihara, burung gereja tergolong jinak.

Sementara burung tekukur (Spilopelia chinensis), merupakan burung merpati kecil yang memiliki ekor agak panjang dan berdarah panas.

"Dua jenis burung ini (adalah) jenis burung yang tidak bisa tinggal di hutan alami," kata Ady ditemui seusai acara Mari Cerita Papua, di Jakarta (11/9/2019).

"Bahkan sebenarnya burung gereja ini enggak bisa tinggal di hutan asli. Kalau diperjalanan udah nemu burung ini, pastilah itu daerah tidak jauh dari desa. Udah kental habitatnya burung gereja ini dengan keramaian manusia," imbuh Ady.

Selain Jakarta, kota besar lainnya seperti Bandung dan Surabaya, saat ini masih dilakukan observasi tentang burung urban tersebut.

Meski hidup di kota, burung urban tetap bisa bertahan hidup karena masih terdapat pepohonan di beberapa wilayah di perkotaan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Oh Begitu
Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X