Tupai Memanfaatkan Suara Cuitan Burung untuk Jauhi Bahaya

Kompas.com - 07/09/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi tupai. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tupai.

KOMPAS.com – Sebuah penelitian dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Oberlin College, Ohio, Amerika Serikat. Jenis tupai abu-abu (grey squirrel) rupanya mendengarkan suara burung untuk menghindari bahaya, terutama predator.

Saat tupai mendengar suara burung yang menandakan munculnya predator, tupai tersebut akan bersembunyi atau terbang dan berlindung. Mereka akan tetap berada di titik aman tersebut sampai burung bercuit seperti biasa, menandakan bahwa predator telah lewat.

Penelitian ini dilakukan pada 54 tupai liar yang hidup di taman kota dan residensial di Amerika Serikat. Mereka mensimulasi predator dengan rekaman suara elang, predator yang paling ditakuti tupai dan burung kecil.

Baca juga: Jangan Remehkan Tupai, Mereka Bisa Makan Ular Hidup-hidup

Suara simulasi elang ini kemudian diikuti oleh suara burung. Para peneliti tersebut kemudian memperhatikan aktivitas tupai selama tiga menit.

Para peneliti ini menemukan bahwa tupai menjadi lebih waspada usai mendengar simulasi suara elang. Namun usai mendengar suara cuitan burung seperti biasa setelahnya, perilaku tupai kembali normal.

“Ini berarti cuitan burung menjadi tanda rasa aman,” tutur salah satu peneliti seperti dikutip dari The Independent, Sabtu (7/9/2019).

Baca juga: Setinggi Bocah, Ini Burung Betet Terbesar yang Pernah Hidup di Dunia

Ketika banyak spesies hewan sangat rentan terhadap pemangsa umum, lanjut peneliti tersebut, ada individu hewan yang mengenali informasi yang diberikan oleh spesies lain.

“Kurangnya sinyal keamanan dapat menyebabkan tupai mengalokasikan lebih banyak energi untuk waspada, kemudian menjadi lebih sedikit mencari makan dan berpotensi membahayakan kesehatan,” tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X