Kompas.com - 09/05/2019, 18:08 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

Namun, selain paru-paru, tuberkulosis juga dapat menyerang organ lain.

“Sekitar 15 persen kasus TB menyerang organ selain paru, yaitu ke kelenjar getah bening, selaput otak, usus, kulit, tulang, saluran kemih dan reproduksi, juga mata dan tenggorokan”, tambahnya.

Jika gejalanya sudah mulai nampak, maka segera periksakan kondisi anda ke fasilitas kesehatan terdekat.

Penyakit tuberkulosis dapat dideteksi dengan melewati serangkaian tes, antara lain tes sputum (dahak), tes kulit Mantoux, dan tes darah IGRA (interferon gamma release assay).

“Saat ini, obat TB sudah gratis dan bisa didapatkan di seluruh fasilitas kesehatan”, ujar Erlina.

Baca juga: WHO Kenalkan Obat Tuberkulosis Bebas Injeksi

Kendala yang dihadapi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara umum, tuberkulosis dapat disembuhkan dengan menjalankan pengobatan yang membutuhkan tingkat disiplin tinggi sesuai arahan dokter. Namun, terkadang sebagian pasien berhenti menggunakan obat dalam jangka waktu tertentu karena sudah merasa baikan.

Hal ini dapat memicu perkembangan penyakit menjadi Multi-Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB).

“MDR-TB adalah suatu kondisi dimana pasien resisten terhadap minimal dua obat paling ampuh, yaitu isoniazid dan rifampisin atau obat anti TB lini pertama lainnya seperti etambutol, streptomisin, dan pirazinami. Sehingga pasien MDR-TB akan membutuhkan pengobatan dengan dosis yang lebih tinggi”, ungkapnya.

Selain tingkat kepatuhan pasien, hal lain yang juga menjadi kendala adalah kurangnya edukasi atau komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien, juga masih adanya stigma terhadap penderita tuberkulosis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.