Murah dan Sehat, Ini 10 Salad Indonesia yang Tak Kalah dari Versi Bule

Kompas.com - 04/04/2019, 19:02 WIB
Ilustrasi pecel Ilustrasi pecel

KOMPAS.com - Salad merupakan jenis makanan yang berasal dari Eropa. Biasanya, racikan sayur itu diberi tambahan saus menggugah selera seperti mayones.

Namun, tahukah Anda bahwa Indonesia juga memiliki racikan salad lokal yang sama-sama menggugah selera makan.

Beberapa hidangan salad khas Indonesia antara lain pecel, gado-gado, karedok, lotek, rujak cingur, dan masih banyak lagi.

Bedanya dengan salad bule, salad Indonesia menggunakan sambal kacang atau saus unik selain mayones. Mari kita bahas aneka hidangan salad khas Indonesia itu satu persatu.

Baca juga: Bukan Salah Sayurnya, Ini Penyebab Keracunan Salad Menurut Ahli Gizi

1. Pecel

Pecel merupakan hidangan berupa sayuran rebus dan disiram bumbu sambal kacang.

Makanan populer di kawasan Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur ini biasanya terdiri dari kangkung, kacang panjang, taoge, mentimun, daun bayam dan daun kemangi.

Bumbu sambal kacang yang disiram di atas sayuran rebus terbuat dari kencur, gula merah, garam, cabai, jeruk purut, dan kacang tanah.

2. Gado-gado

IlustrasiOcdp/Wikimedia Commons Ilustrasi

Gado-gado pada prinsipnya sama seperti pecel. Hal yang membedakan adalah gado-gado umumnya diberi tambahan irisan telur dan kentang rebus.

Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti salad dengan bumbu saus kacang atau dimakan bersama nasi putih.

Di berbagai daerah Indonesia, ada beragam jenis gado-gado, misalnya gado-gado Jakarta, Surabaya, dan Padang.

Dari macam gado-gado yang ada, salah satu yang berbeda adalah gado-gado Solo karena sebagian sayurannya mentah.

3. Lotek

Lotek juga terbuat dari sayuran rebus dan dicampur dengan bumbu kacang.

Sepintas lotek hampir mirip dengan gado-gado, tapi bedanya bumbu sambal sering ditambahkan terasi, gula merah, dan bawang putih. Inilah mengapa lotek lebih terasa manis dibanding pecel atau gado-gado.

4. Karedok

Halaman:


Sumber Grid.ID
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X