Bukan Salah Sayurnya, Ini Penyebab Keracunan Salad Menurut Ahli Gizi

Kompas.com - 04/04/2019, 11:50 WIB
SaladStop! menghadirkan varian rasa wrap baru, bayam dan tomat. Kompas.com/Silvita AgmasariSaladStop! menghadirkan varian rasa wrap baru, bayam dan tomat.

KOMPAS.com - Belakangan santer tersiar kabar soal keracunan salad. Korban mengalami pusing, mual, dan harus dilarikan ke rumah sakit. Lantas, apa yang memicu keracunan salad?

Menjawab pertanyaan itu, ahli gizi Dr dr Tan Shot Yen, M. Hum mengatakan bahwa yang salah bukan sayurnya, tapi kebersihan dalam menyajikan makanan.

"Itu sih karena jorok. PHBS atau pola hidup bersih dan sehat tidak dijalankan, makanya bakteri E.coli, listeria, sampai salmonella masuk ke makanan sebagai parasit dan menginfeksi," kata Tan kepada Kompas.com, Rabu (3/4/2019).

Baca juga: Makan Seporsi Salad Tiap Hari Tenyata Bikin Otak Lebih Muda 11 Tahun

Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan, PHBS merupakan upaya untuk menularkan pengalaman mengenai pola hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas.

Sebelum buah dan sayur dimasak, sebaiknya kita mencucinya dalam air yang mengalir.

"Jika air keran untuk mencuci sayuran pun terkontaminasi, kita bisa membilasnya dua kali dengan air matang," imbuh dia.

Selain salad, makanan lain yang tercemar bakteri juga bisa menimbulkan keracunan. Misalnya, saat kita makan bakso ternyata sambalnya tidak bersih juga bisa menyebabkan keracunan.

Lalu, berapa lama salad disebut layak dikonsumsi?

Tan berkata, selama sayur disimpan tertutup dan dimasukkan ke dalam kulkas tidak ada masalah. Setidaknya sayuran bisa tahan tiga sampai empat hari.

"Tapi dengan catatan, racikan sayur tanpa dressing (dicampur saus). Prinsipnya kering," sambung dia.

Tan pribadi mengaku lebih memilih sayuran kering tanpa dressing. Sebab, saus pelengkap dalam salad justru akan menambah gula, garam, dan lemak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X