Teknik Serangga Mandul Diklaim Ampuh Usir Nyamuk DBD, Seberapa Manjur?

Kompas.com - 30/01/2019, 12:14 WIB
Ilustrasi nyamuk TacioPhilipIlustrasi nyamuk

KOMPAS.com - Wabah demam berdarah dengue semakin meluas di masyarakat. Beriringan dengan hal tersebut, muncul berbagai pesan yang menginformasikan cara pencegahan DBD.

Salah satunya adalah menggunakan nyamuk jantan mandul atau Teknik Serangga Mandul (TSM). Cara ini diklaim efektif membunuh dan menghilangkan nyamuk Aedes aegypti.

Dalam pesan yang beredar, TSM dikembangkan oleh Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR Batan).

Mekanismenya, kita melepaskan nyamuk jantan Aedes aegypti sekitar 50 ekor di area rumah. Nyamuk jantan itu bertugas mengawini nyamuk betina.

Baca juga: Cara Ini Diklaim Berantas Nyamuk DBD Tanpa Fogging dan Obat, Benarkah?

Sebagai informasi, nyamuk jantan yang sengaja dilepaskan itu sudah diradiasi dan dibuat mandul, sehingga telur dan dihasilkan oleh nyamuk betina tidak akan pernah menetas.

Dalam satu bulan dianjurkan hanya melepaskan 50 ekor. Jika cara ini rutin dilakukan selama lima bulan, nyamuk Aedes aegypti diyakini akan musnah dengan sendirinya.

Namun, seberapa efektifkah cara ini ampuh mengusir dan membunuh si belang?

R. Tedjo Sasmono, peneliti senior nyamuk sepakat bahwa TSM merupakan salah satu pengendalian vektor (hewan penyebar penyakit) yang saat ini sudah dikembangkan.

Tedjo yang juga sebagai Kepala Unit Dengue dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI (Kemenristekdikti) menjelaskan, TSM sebenarnya memiliki beberapa metode.

"Di antaranya adalah mensterilkan (membuat mandul) nyamuk Aedes dengan radiasi sinar gamma seperti yang dilakukan oleh BATAN atau menggunakan rekayasa genetik seperti yang dilakukan oleh Oxitec dari Oxford Inggris," kata Tedjo melalui surel, Selasa (29/1/2019).

Sama seperti dijelaskan dalam pesan berantai, Tedjo mengatakan teknik TSM pada dasarnya melepaskan nyamuk Aedes jantan yang mandul di alam untuk kawin dengan nyamuk Aedes betina subur.

"Dengan perkawinan itu, telur yang dihasilkan akan menjadi steril sehingga nyamuk yang menetas tidak bisa berkembang biak lebih lanjut dan akhirnya akan mengurangi populasi nyamuk di daerah tersebut," jelasnya.

Efektif, tapi mahal dan lama

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.