Kompas.com - 19/10/2018, 10:01 WIB
Milky Way atau Galaksi Bima Sakti Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.comMilky Way atau Galaksi Bima Sakti

3. Berapa berat Bima Sakti?

Kalau galaksi Bima Sakti ibarat rumah, artinya galaksi yang kita tinggali juga memiliki berat. Namun, para ahli belum dapat memecahkan misteri ini. Beberapa beranggapan, berat Bima Sakti sekitar 700 miliar sampai 2 triliun kali lebih berat dari Matahari.

Menurut astronom Ekta Patel dari University of Arizona di Tucson, sebagian besar massa Bima Sakti, sekitar 85 persen, mungkin berupa materi gelap tak bercahaya dan sulit diamati secara langsung.

4. Monster lubang hitam di pusat Bima Sakti

Di jantung galaksi kita muncul raksasa kelaparan yang disebut raksasa lubang hitam. Beratnya sekitar 4 juta berat matahari.

Para astronom mengetahui itu setelah melacak jalur bintang di pusat Bima Sakti dan mereka melihat bahwa bintang-bintang itu mengorbit obyek supermasif yang tak terlihat.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir para astronom telah menggabungkan hasil pengamatan beberapa teleskop untuk mengintip lingkungan di sekitar lubang hitam yang dipenuhi gas dan debu di sekelilingnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proyek yang disebut Event Horizon Telescope ini diharapkan dapat mengambil gambar pertama dari tepi lubang hitam dalam beberapa bulan mendatang.

5. Galaksi-galaksi kecil mengorbit Bima Sakti dan kadang menabraknya

Saat penjelajah Portugis Ferdinand Magellan berlayar melewati belahan Bumi selatan pada abad ke-16, ia dan krunya menjadi bagian dari kelompok Eropa pertama yang melaporkan adanya kelompok sirkuler bintang di langit. Hal tersebut tertuang di European Southern Observatory.

Cluster yang dimaksud sebenarnya adalah galaksi kecil yang mengorbit Bima Sakti, seperti planet di sekitar bintang, dan mereka dinamai awan Magellan Kecil dan Magellan Besar.

Awal tahun ini, para astronom menggunakan data baru dari satelit GAIA yang menunjukkan jutaan bintang di galaksi kita bergerak dalam orbit sempit mirip jarum. Ini menunjukkan mereka berasal dari galaksi katai.

6. Bima Sakti penuh dengan minyak beracun

Bima Sakti kita dipenuhi minyak beracun, molekul organik berminyak yang dikenal sebagai senyawa karbon alifatik yang diproduksi beberapa jenis bintang dan kemudian merembes keluar ke ruang antarbintang.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa substansi mirip minyak ini dapat mencakup seperempat hingga setengah dari karbon antar-bintang Bima Sakti, lima kali lebih banyak dari yang diyakini sebelumnya.

Meski aneh, temuan ini menimbulkan optimisme bagi para ahli. Pasalnya, karbon adalah sumber yang penting untuk makhluk hidup. Bila jumlah karbon melimpah di seluruh Bima Sakti, artinya sistem bintang lain bisa jadi memiliki kehidupan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.