Selain Bantu Menelan, Air Liur Bikin Rasa Makanan Jadi Lebih Nikmat

Kompas.com - 26/08/2018, 12:31 WIB
Ilustrasi menolak makan sayur gpointstudioIlustrasi menolak makan sayur


KOMPAS.com - Barangkali anda punya pengalaman begini soal menyantap makanan baru. Merasakan aneh saat mengecap pertama kali, tetapi lama-lama bisa menerima dan merasakan nikmatnya.

Misalnya saja anak kecil yang langsung menggeleng ketika melihat ada sayur di meja makan atau saat kita pertama kali mengecap rasa jengkol, bir, dan daun pepaya.

Dalam bahasa Inggris, orang mengenalnya sebagai "acquired taste", yakni selera yang didapat seiring pengalaman.

Namun, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh sehingga mulut dan otak dapat menikmati makanan yang sebelumnya ingin kita muntahkan?

Baca juga: Segera... Deteksi Kanker Cukup Pakai Air Liur

Sekelompok ahli dari Amerika Serikat mengklaim mereka berhasil memecahkan teka-teki itu.

Dalam presentasi yang dilakukan di acara tahunan American Chemical Society di Boston pada Senin (20/8/2018), mereka yakin temuannya dapat dijadikan kunci untuk membuat makanan sehat terasa lebih enak untuk semua orang, termasuk anak-anak yang membenci sayuran.

"Dengan mengubah pola makan, Anda mungkin dapat mengubah pengalaman rasa makanan. Makanan yang tadinya terasa tidak enak, berubah jadi nikmat," ujar ilmuwan makanan Cordelia A. Running dari Universitas Purdue, dilansir Science Alert, Sabtu (25/8/2018).

Selama ini mungkin yang kita tahu kelenjar saliva atau kelenjar air liur hanya berperan untuk menelan makanan. Hal tersebut tidak salah, namun kelenjar air liur juga punya tugas lain.

Para ahli menyebut, kelenjar air liur mengandung sekitar 99,5 persen air dan sisanya merupakan senyawa penting yang berguna untuk memecah makanan, melindungi gigi, dan juga mencicipi makanan. Peran terakhir adalah kunci untuk isu yang kita bahas ini.

Protein yang dilepaskan kelenjar air liur dapat "membumbui" senyawa dalam makanan dan membantu mengecap sel reseptor di mulut. Oleh Running dan timnya, kelenjar air liur dijuluki sebagai media kimia yang ada di dalam mulut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X