Kompas.com - 15/07/2018, 17:00 WIB

"Memindahkan badak merupakah hal yang rumit dan berisiko, mirip dengan memindahkan emas batangan. Perlu perencanaan yang sangat hati-hati dan keamanan karena nilai dari hewan langka ini," ujar Paula Kahumbu, kepala pelaksana kelompok konservasi Wildlife Direct dikutip dari Washington Post, Sabtu (14/07/2018).

"Saya takut memikirkan penderitaan yang ditanggung oleh hewan-hewan malang ini sebelum mereka meninggal. Kita perlu tahu apa yang salah sehingga itu tidak akan terjadi lagi," sambungnya.

Baca juga: Kehamilan Victoria Selamatkan Badak Putih Utara dari Kepunahan

Terkait hal itu, Balala mengatakan kadar garam yang tinggi dalam air di "rumah baru" badak bisa menyebabkan dehidrasi yang menyebabkan mereka minum lebih banyak.

"(Itu) menghasilkan kelebihan air dari air garam yang semakin memperparah masalah," ujarnya.

Namun dia telah memerintahkan penyelidikan internal dan eksternal untuk menentukan penyebab pasti kematian 8 badak hitam tersebut.

Balala juga menambahkan, "tindakan disipliner" akan diambil jika probe mengarah ke kelalaian atau kesalahan oleh petugas Satwa Liar Kenya.

Sebagai informasi, populasi badak hitam Kenya turun selama tahun 1970-an dan 1980-an dari 20.000 menjadi sekitar 250. Menurut WWF, saat ini hanya tersisa sekitar 650.

Turunnya populasi ini dikarenakan badak hitam ditargetkan oleh pemburu untuk cula mereka, yang sangat didambakan di Asia, khususnya di Vietnam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.