Bruce McCandless, Astronot Pertama yang Terbang Bebas di Antariksa

Kompas.com - 02/01/2018, 18:32 WIB
Bruce McCandless terbang lebih dari 90 meter dari pesawat ulang alik Challenger. Bruce McCandless terbang lebih dari 90 meter dari pesawat ulang alik Challenger.
|
EditorGloria Setyvani Putri


KOMPAS.com – Tingkat kepopuleran seorang astronot tidaklah seberapa dibanding, misalnya band The Beatles. Bila dari generasi baby boomers hingga generasi Z pernah mendengar alunan empat personel asal Inggris itu, jarang yang mengenal nama Bruce McCandless.

Namun, Anda mungkin pernah melihat gambar seorang astronot terbang sendiri di luar angkasa dihiasi birunya bumi. Tak ada tali yang mengikat sang astronot, dia hanya menggunakan jetpack yang berat dan besar untuk mengarungi ruang angkasa.

Astronot tersebut adalah McCandless yang sebagai anggota Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada tahun 1984, menempuh jarak lebih dari 90 meter dari pesawat luar angkasa Challenger selama perjalanan angkasa.

Kini, McCandless telah tiada. Dia berpulang pada Kamis (28/12/2017) di California pada usia 80 tahun meninggalkan istrinya, Ellen Shields McCandless, dua anak dan dua cucu.

Sejauh ini, NASA John Space Center belum memberikan keterangan penyebab kematiannya.

Baca juga : Para Astronot Habiskan Malam Natal Menonton Star Wars: The Last Jedi

Dilasir dari ABC News, McCandless lahir di Boston pada 1937 silam. Dia menyelesaikan sekolah menengah atas di Woodrow Wilson, Long Beach, California. Setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut, dia memperoleh gelar master di bidang teknik elektro dan administrasi bisnis.

McCandless pernah menjadi penerbang angkatan laut dalam blokade Kuba dalam krisis rudal tahun 1962. Dia kemudian terpilih untuk mengikuti pelatihan astronot selama program Gemini, dan menjadi pilot cadangan untuk misi Skylab berawak pertama pada tahun 1973.

Lalu, McCandless menjadi bagian dari awak pesawat ulang alik tahun 1990 yang mengantarkan Teleskop Antariksa Hubble ke orbit. Dia juga menjalani misi mengendalikan kapsul penghubung di Houston saat Neil Armstrong dan Buzz Aldrin berjalan di bulan pada tahun 1969.

Sebetulnya, McCandless tidak hanya dikenang karena foto ikonisnya. Berkat keberaniannya, bersama rekan astronot Robert L Stewart, McCandless mempelopori penggunaan perangkat ransel NASA yang memungkinkan astronot berjalan di luar angkasa dan keluar dari pesawat.

Stewart kemudian menjadi orang kedua yang terbang tanpa terikat, dua jam setelah McCandless.

Bruce McCandless bertugas selama Krisis Rudal Kuba sebelum bergabung dengan NASA. Bruce McCandless bertugas selama Krisis Rudal Kuba sebelum bergabung dengan NASA.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X