Kompas.com - 20/11/2017, 17:08 WIB
|
EditorGloria Setyvani Putri

Virtual reality juga dapat digunakan untuk melacak neuron: peneliti dapat mengenakan headset dan masuk ke dalam pemindaian neuron mikroskopik mereka.

Hal ini sangat bermanfaat bila mengingat bahwa satu milimeter kubik jaringan manusia bisa berisi sekitar 50.000 neuron, yang masing-masing membentuk sekitar 6.000 sambungan dengan neuron lain.

Dalam teknik tradisional, para peneliti menggunakan gambar komputer dua dimensi dari neuron yang ditandai. Mereka harus terus-menerus memutar pandangan untuk dapat melihat apa yang ada di balik cabang neuron.

Nah, perangkat lunak virtual reality yang baru ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengelilingi gambar otak dan menelusuri neuron menggunakan pengendali.

Baca juga: Apa yang Terjadi Pada Otak Saat Kita Tidur? Sains Menjawabnya

"Ini adalah cara yang lebih alami dan langsung untuk berinteraksi dengan informasi tiga dimensi," kata Will Usher, mahasiswa pascasarjana di laboratorium Valerio Pascucci, University of Utah sembari mendemonstrasikan metode ini.

Untuk menguji program ini, 4 ahli neuro anatomi dengan keterampilan penelusuran profesional memetakan serangkaian tumpukan gambar neuron berlabel dari visual korteks monyet. Mereka membandingkan metode virtual reality dengan metode konvensional yang menggunakan gambar 2-D.

Hasilnya, kedua metode tersebut sama akuratnya. Namun, mereka bisa melacak neuron 1,7 kali lebih cepat menggunakan alat virtual reality.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.