Sel Telur Dibekukan, Wanita Pengidap Kanker ini Berhasil Lahirkan Bayi

Kompas.com - 21/02/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi Sel Telur pada Wanita Ilustrasi Sel Telur pada Wanita


KOMPAS.com - Seorang wanita di Perancis yang tidak subur akibat pengobatan kanker, berhasil melahirkan bayi, setelah sel telurnya dibekukan lima tahun lalu.

Melansir The Guardian, Kamis (20/2/2020), sel telur wanita itu, dikumpulkan, dimatangkan di laboratorium dan dibekukan untuk digunakan lima tahun kemudian.

Spesialis kesuburan di rumah sakit Antoine Béclère University di Clamart, dekat Paris mengatakan bocah sehat yang lahir dari telur beku ibunya itu bernama Jules.

Dia adalah bayi pertama yang lahir melalui prosedur kelahiran baru di negara tersebut.

"Kami tidak tahu apakah telur yang beku itu dapat bertahan dan mempertahankan potensi kehamilan dan kelahiran hidup," ungkap Michael Grynberg, kepala kedokteran reproduksi dan kesuburan di rumah sakit itu.

Baca juga: Paling Langka di Dunia, Bayi Kembar dari 1 Sel Telur dan 2 Sperma

Sebelum menjalani program kemoterapi untuk kanker payudara yang dideritanya pada usia 29 tahun, wanita tersebut ditawarkan konseling kesuburan.

Dokter mengesampingkan prosedur IVF standar menggunakan hormon untuk merangsang indung telur wanita untuk menghasilkan telur.

Sebab, prosedur itu dikhawatirkan akan memperburuk kanker yang dideritanya.

Pilihan lain adalah dengan menghapus dan membekukan jaringan ovarium pasien dan memasangnya kembali saat dia pulih. Akan tetapi, wanita itu menganggap operasi tersebut terlalu invasif.

Sebaliknya, wanita tersebut memilih pengambilan telur tahap awal dari indung telurnya. Telur ini mata di laboratorium selama satu atau dua hari dan dilakukan vitrifikasi.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Ilmuwan Kembangkan Sel Telur di Laboratorium

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X