Kompas.com - 20/02/2020, 18:03 WIB

Trevor Bedford, seorang peneliti di Fred Hutchinson Cancer Research Center yang berbasis di Seattle yang berfokus pada pemodelan penyebaran cepat dan evolusi virus juga sampai pada kesimpulan yang sama.

"Melihat distribusi mutasi, tampak bahwa perbedaan genetik dalam nCoV2019 konsisten dengan perbedaan yang diharapkan muncul selama evolusi alami," tulisnya dalam media sosial.

Tetapi para penulis makalah mengatakan ada beberapa contoh peneliti yang mendapatkan virus SARS dalam pengaturan laboratorium.

Menurut tim peneliti, meskipun bukti genom tidak mendukung gagasan bahwa SARS-CoV-2 adalah konstruksi laboratorium, saat ini tidak mungkin untuk membuktikan atau menyangkal teori-teori asal lain yang dijelaskan di sini.

"Tidak jelas apakah data masa depan akan membantu menyelesaikan masalah ini. Identifikasi sumber hewan terbaru akan menjadi kunci untuk memecahkan misteri tersebut," imbuh tim peneliti.

Ketika menyerukan perbaikan sistem respon penyakit menular China, Presiden Xi Jinping mengatakan peningkatan biosecurity telah menjadi prioritas nasional.

Bahkan, dinilai perlu untuk mempercepat undang-undang tentang biosecurity.

China memang memiliki wabah sindrom pernafasan akut yang parah, atau SARS karena kebocoran dari laboratorium pada tahun 2004. Akibatnya, satu orang tewas dan virus corona yang menyebar menginfeksi sembilan orang lainnya.

Baca juga: WHO Resmikan Nama Virus Corona Wuhan COVID-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.