Ilmu Fisika Dibalik Rahasia Lezat Nasi Goreng ala Koki, Ini Tekniknya

Kompas.com - 13/02/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi koki menerapkan ilmu fisika saat memasak untuk menciptakan hidangan lezat, seperti nasi goreng dan tumis. Ilustrasi koki menerapkan ilmu fisika saat memasak untuk menciptakan hidangan lezat, seperti nasi goreng dan tumis.

Setiap pengulangan termasuk menggeser wajan ke depan dan ke belakang, sambil secara bersamaan diayunkan ke sana kemari, menggunakan tepi kompor sebagai titik tumpu.

Demikian pula, manuver kompleks ikut bermain saat memasak makanan lainnya. Misalnya, memiringkan dan memutar panci diperlukan untuk mendapatkan crepes yang halus dan rata.

Dengan mensimulasikan lintasan nasi dalam wajan, para peneliti juga menemukan beberapa tips kuliner utama.

Gerakan goyang dan geser tidak harus sinkron, kalau tidak nasi goreng tidak akan tercampur dengan baik dan bisa terbakar atau gosong.

Selain itu, terpenting gerakan wajan harus diulang dengan cepat. Sebab, dalam ilmu fisika, memindahkan wajan lebih cepat bisa membuat nasi terlempar lebih tinggi.

Namun, goncangan yang lebih cepat mungkin akan sulit dilakukan oleh koki. Menurut penelitian sebelumnya, koki di restoran China harus berjuang dengan sakit bahu untuk bisa menguasai teknik ini.

Selain itu, menggerakkan wajan dengan cepat dapat menyebabkan masalah lain, misalnya cedera otot dan lain sebagainya.

Para ilmuwan berharap dengan penelitian ini dapat menjadi solusi digunakannya robot untuk mengurangi beban para koki di industri kuliner.

Secara teknis sesuai ilmu fisika untuk memasak nasi goreng dengan kecepatan tinggi saat menggerakkan wajan yang berat akan lebih efektif jika dilakukan oleh robot.

Baca juga: Batu Bersusun di Sukabumi, Bagaimana Fisika Menerangkannya?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X