Perlunya Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru, Kenapa?

Kompas.com - 12/02/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi bahaya asap rokok. Penyebab utama kanker paru dan kematian di Indonesia. SHUTTERSTOCKIlustrasi bahaya asap rokok. Penyebab utama kanker paru dan kematian di Indonesia.

" Kanker paru ini sebagai penyebab mortalitas (kematian) tertinggi, apalagi pada laki-laki," ujarnya.

Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru ini adalah bentuk kerjasama antara PDPI dan Cancer Information and Support Center (CISC for Lung).

Ketua CISC, Aryanthi Baramuli Putri, melalui gerakan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan infromasi tentang kanker khususnya kanker paru.

Mulai dari faktor risiko, gejala serta diagnosa dan metode pengobatan yang sesuai dengan pedoman tatalaksananya.

"Mengingat masih tingginya stigma dan mitos tentang kanker paru ini," ujarnya.

Untuk diketahui, 11,2 persen pasien kanker paru adalah perempuan, dan sisanya adalah laki-laki.

Hal ini terjadi karena, kanker paru pada umumnya adalah penyakit ujung saluran pernapasan yang dipicu dari asap rokok atau pun polusi udara. Sementara, di Indonesia hampir 70 persen laki-laki adalah perokok aktif.

Sebagian dari mereka menganggap rokok adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi bukan hanya sekadar mencoba saja, sehingga tidak heran jika kanker paru rentan terjadi pada laki-laki.

Baca juga: Mengenal Beberapa Pengobatan Kanker Paru, Nomor 4 Paling Baru

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X