Mengenal Stroke, Penyakit yang Sebabkan Istri Chrisye Meninggal

Kompas.com - 09/02/2020, 16:21 WIB
Damayanti Noor ketika berkunjung ke kantor redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017). Kedatangannya untuk mempromosikan film Chrisye yang diproduksi oleh MNC Pictures. KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanDamayanti Noor ketika berkunjung ke kantor redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017). Kedatangannya untuk mempromosikan film Chrisye yang diproduksi oleh MNC Pictures.

Gejala

Gejala utama stroke dapat diingat dengan kata F.A.S.T.:

  • Face (Wajah) – Wajah jatuh di satu sisi, mulut atau mata mereka turun, atau, mungkin tidak dapat tersenyum.
  • Arms (Lengan) – Tidak dapat mengangkat dan menahan kedua lengan karena kelemahan atau mati rasa di salah satu lengan.
  • Speech (Kemampuan Berbicara) – Kemampuan berbicara kacau, cadel atau mungkin tidak dapat berbicara sama sekali.
  • Time (Waktu) – Saatnya Anda menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat saat mengalami atau melihat tanda-tanda ini.

Penyebab

Stroke dapat disebabkan oleh arteri yang tersumbat (stroke iskemik/ penyumbatan) atau pecahnya atau kebocoran pembuluh darah (stroke perdarahan).

Adapun penyebab lainnya adalah gangguan sementara aliran darah ke otak (transient ischemic attack, atau TIA) yang tidak menyebabkan kerusakan permanen.

Stroke Iskemik

Stroke Iskemik, sekitar 80 persen stroke yang terjadi merupakan stroke iskemik.

Kondisi ini terjadi ketika arteri ke otak menyempit atau terhambat dan menyebabkan aliran darah ke otak sangat berkurang (iskemik).

Stroke Iskemik yang paling umum, di antaranya:

  • Stroke trombosis: Terjadi ketika gumpalan darah (trombosis) terbentuk di salah satu arteri yang memasok darah ke otak. Gumpalan tersebut mungkin disebabkan oleh deposit lemak yang menumpuk di arteri dan menyebabkan aliran darah ke otak berkurang. Stroke trombosis juga mungkin dapat terjadi pada kondisi arteri lainnya.
  • Stroke emboli: Terjadi ketika gumpalan darah atau puing-puing lainnya menjauh dari otak dan tersapu melalui aliran darah ke arteri otak yang lebih sempit. Jenis gumpalan darah ini disebut embolus.

Stroke perdarahan

Stroke perdarahan/ hemoragik, terjadi ketika pembuluh darah di otak bocor atau pecah dan menimbulkan perdarahan. Pendarahan otak dapat disebabkan oleh banyak kondisi, di antaranya adalah:

  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang tidak terkontrol
  • Pengobatan dengan pengencer darah
  • Pelemahan dinding pembuluh darah
  • Kondisi tertentu seperti pecahnya jalinan abnormal pembuluh darah berdinding tipis (malformasi arteri vena)

Jenis stroke perdarahan meliputi:

  • Perdarahan intraserebral: keadaan dimana pembuluh darah di otak pecah dan darah masuk ke jaringan otak di sekitarnya, serta merusak sel-sel otak. Penyebabnya dapat terjadi karena tekanan darah tinggi, trauma, malformasi vaskular, penggunaan obat pengencer darah dan kondisi lainnya yang dapat menyebabkan perdarahan intraserebral.
  • Perdarahan subarakhnoid: keadaan dimana arteri yang berada di atau dekat permukaan otak menyembur dan darah masuk ke ruang antara permukaan otak dan tengkorak. Perdarahan ini sering ditandai dengan sakit kepala yang tiba-tiba dan parah.

Baca juga: Khawatir Risiko Stroke karena Terapi Stem Cell? Pakar Kenalkan SVF

Transient Ischemic Attack (TIA)

Transient Ischemic Attack (TIA), dikenal sebagai ministroke. Kondisi ini merupakan kondisi sementara yang ditandai dengan gejala yang mirip dengan gejala stroke.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X