Ilmuwan Ciptakan Perban yang Berubah Warna Saat Bakteri Terdeteksi

Kompas.com - 01/02/2020, 11:03 WIB
Ilustrasi perban pintar, plester luka Panupong HarnkhamIlustrasi perban pintar, plester luka

Perban pintar ini telah diujikan pada seekor tikus. Para peneliti berhasil mengobati infeksi DS dan DR dari bakteri Escherichia coli (E.coli) dengan metode baru tersebut.

Jika resistensi obat terdeteksi, maka sinar cahaya yang intens dapat digunakan untuk mengaktifkan pelepasan oksigen yang sangat reaktif untuk melemahkan bakteri.

Antibiotik akan dilepaskan segera setelah bakteri tersebut terdeteksi.

Oleh karena resistensi antibiotik juga dapat ditangkap, artinya perawatan tambahan dapat diterapkan sebelum bakteri memiliki kesempatan untuk bermutasi.

"Merasakan infeksi bakteri dan pemantauan resistensi obat sangat penting untuk memilih jenis pengobatan yang tepat," tulis para peneliti dari Chinese Academy of Science dalam makalah yang dipublikasikan di ACS Central Science.

Praktis digunakan dan tak perlu biaya mahal

Kendati demikian, para peneliti mengatakan metode umum untuk merasakan resitensi bakteri dibatasi oleh waktu, persyaratan untuk tenaga profesional hingga biaya yang mahal.

"Selain itu, penyalahgunaan antibiotik menyebabkan proses percepatan resistensi bakteri," sambung para peneliti ini.

Perban pintar ini akan sangat mudah digunakan dan dapat mengatasi beberapa keterbatasan tersebut.

Pembalut luka dasar dapat dengan mudah didistribusikan dan menjadi solusi untuk mengatasi bakteri dengan cepat. Tentunya tanpa peralatan atau personil khusus.

Baca juga: Ilmuwan Peringatkan Mutasi Bakteri Pemicu Batuk Rejan, Kenapa?

Perawatan terhadap luka atau infeksi bakteri tidak perlu menunggu diagnosa dokter.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X