Seberapa Menular Virus Corona Wuhan Sebelum Gejalanya Tampak?

Kompas.com - 31/01/2020, 17:37 WIB
Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan pembagian masker terhadap para pasien dan pengunjung, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiRumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan pembagian masker terhadap para pasien dan pengunjung, Senin (27/1/2020).

Para peneliti menemukan seorang anak yang berada pada satu keluarga terinfeksi tidak menunjukkan gejala, tapi CT scan dada menunjukkan bahwa ia memiliki pneumonia dan bahkan hasil tes virus juga positif.

Ini berbeda dengan penyebaran virus pada masa inkubasi, karena anak tersebut tidak sakit, tapi riset ini menunjukkan bahwa kemungkinan anak-anak dan remaja terinfeksi tanpa menunjukkan gejala sama sekali.

Hal ini mengkhawatirkan karena jika seseorang sakit, kita ingin dapat mengidentifikasi mereka dan menelusuri kontak fisik yang telah terjadi pada orang tersebut. Jika seseorang menularkan virus tapi tidak terkena sakit, ia mungkin saja tidak terdeteksi sama sekali.

Hal ini juga membuat screening di bandara kurang berguna karena orang-orang yang terinfeksi tapi tidak memperlihatkan gejala sama sekali akan tidak terdeteksi.

Seberapa infeksikah virus ini?

Epidemi coronavirus Wuhan bermula ketika seseorang yang terpapar sumber yang belum diketahui di pasar ikan di Wuhan mulai jatuh sakit pada awal Desember lalu.

Jumlah kasus tetap rendah pada angka 50 hingga 60 kasus secara keseluruhan sampai 20 Januari, sebelum akhirnya angka tersebut melonjak. Saat ini telah ada lebih dari 4.500 kasus, sebagian besar terdapat di China, dengan 106 kasus kematian di antaranya.

Para peneliti dan pihak berwenang yang menangani kesehatan di China menentukan seberapa menular virus ini dengan mengkalkulasi angka reproduksi, atau RO. RO merupakan angka rata-rata seseorang yang terinfeksi akan menginfeksi orang lain dalam sebuah populasi yang tidak kebal akan virus ini.

Para pakar lainnya telah mengestimasi nilai RO coronavirus Wuhan berada di antara 1,4 hingga 5, meski WHO yakin nilai RO hanya di antara 1,4 hingga 2,5.

Ini bagan bagaimana sebuah virus dengan nilai RO sebesar 2 menyebar:

The Conversation, CC BY-ND Bagan bagaimana sebuah virus dengan nilai RO sebesar 2 menyebar

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X