"Terobosan Signifikan", Ahli Duplikat Virus Corona untuk Tangani Wabah

Kompas.com - 29/01/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi laboratorium Ilustrasi laboratorium

"Itu berdasarkan pemahaman kami tentang SARS dan MERS, yang merupakan sepupu dekat 2019-nCoV," kata Catton.

Virus tingkat tiga artinya, virus tersebut berbahaya. Namun tidak semematikan virus Ebola.

Catton mengatakan, diagnosa awal virus corona 2019-nCoV penting dilakukan untuk memberi otoritas kesehatan di seluruh dunia agar bisa menaham penyebarannya.

"Saya masih mengatakan, virus ini (2019-nCoV) berbahaya. Tapi tidak usah khawatir," katanya.

Pasalnya, virus corona 2019-nCoV tidak memiliki tingkat kematian sebanyak SARS.

"SARS tingkat kematiannya 10 persen. Kalau Virus corona yang baru ini, tampaknya 3 persen. Menurut saya, ini artinya tingkat kematian 2019-nCoV lebih rendah dibanding SARS," jelasnya.

Baca juga: Mana yang Lebih Berbahaya: Virus Corona Wuhan, SARS, atau MERS?

Pihak berwenang China mengatakan virus ini—seperti flu pada umumnya—bisa menyebar selama periode inkubasi.

Namun WHO menyatakan belum jelas apakah virus yang berada pada satu orang bisa menjangkiti orang selanjutnya sebelum gejala-gejala pada orang pertama muncul.

"Tes antibodi akan memampukan kami untuk menguji pasien-pasien terduga sehingga kami bisa mengumpulkan gambaran lebih akurat seberapa luas sebaran virus ini dan, konsekuensinya antara lain, [mengetahui] jumlah kematian yang sesungguhnya," kata Dr Catton dilansir BBC News.

"Tes ini juga akan membantu dalam penilaian tingkat efektivitas vaksin-vaksin yang diuji coba."

Menurut WHO, periode inkubasi virus corona yang baru berkisar antara dua hingga 10 hari.

Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus virus corona di China meningkat pesat meski aparat telah berupaya membendung penyebarannya, antara lain menutup Kota Wuhan di Provinsi Hubei—tempat asal-mula virus tersebut.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X